
Bang Napi
JawaPos.com - Masih ingat dengan sosok Bang Napi dalam acara berita kriminal, Sergap pada era 2000an? Ya, dia adalah pembawa acara bernama Arie Hendrosaputro.
Kabar duka tentang beliau tersiar pada hari ini, 3 Oktober 2017. Arie Hendrosaputro alias Bang Napi dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, Jawa Barat.
Informasi yang dihimpun, kabar tersebut telah dibenarkan oleh salah seorang pihak keluarganya, Lubba Rosita. Namun sayang kerabatnya itu belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab meninggalnya Bang Napi. Namun beliau sempat dikabarkan mengalami penyakit diabetes.
Arie Hendrosaputro sempat menjadi sosok ikonik di layar kaca. Berperan sebagai sosok Bang Napi dan memakai sebagian penutup wajah, dia selalu muncul di akhir acara Sergap pada awal 2000. Beliau juga punya slogan yang begitu diingat penonton yakni 'Kejahatan terjadi bukan karena hanya niat pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah, Waspadalah, Wasladalah.
Selamat jalan, Bang Napi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
