
Photo
JawaPos.com–Adat Dayak Paser Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bakal melakukan gelar pasukan Seribu Mandau. Itu dilakukan sebagai bentuk pernyataan mendesak DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara atau RUU IKN.
”Kami akan lakukan gelar pasukan pada Januari 2022 desak Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR segera sahkan RUU IKN,” ujar Ketua Adat Dayak Paser Kabupaten Penajam Paser Utara Fadliansyah seperti dilansir dari Antara di Penajam.
”Kami dukung pemindahan ibu kota negara ke wilayah Kecamatan Sepaku dan Samboja, karena berdampak positif,” tambah dia.
Adat Dayak Paser mendukung penuh rencana pemerintah pusat memindahkan ibu kota negara Indonesia ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur. Apabila ibu kota negara Indonesia dipindahkan ke wilayah Kecamatan Sepaku dan Samboja, diyakini akan berdampak positif terhadap ekonomi, sosial dan budaya, serta mengangkat citra Suku Paser.
Adat Dayak Paser tegas Fadliansyah menyatakan, akan ikut mengamankan proses pembangunan ibu kota negara Indonesia yang baru sampai rampung. Pemerintah pusat juga dituntut melibatkan Adat Dayak Paser dalam proses pemindahan serta pembangunan ibu kota negara Indonesia yang baru tersebut.
”Kami inginkan dalam pemindahan ibu kota negara itu ada kepastian hukum hak-hak Adat Dayak Paser dalam regulasi ibu kota negara yang baru,” ucap Fadliansyah.
Pemerintah pusat menurut dia, harus memperhatikan peningkatan dan mempersiapkan SDM (sumber daya manusia) lokal agar dapat bersaing SDM dari luar daerah ketika ibu kota negara telah dipindahkan. Adat Dayak Paser juga meminta pemerintah pusat memperhatikan SDM lokal terutama dalam bidang pendidikan dengan memberikan beasiswa agar putra-putri Dayak Paser dapat melanjutkan pendidikan dijenjang yang lebih tinggi.
”Kami minta pemerintah pusat progrankan khusus peningkatan SDM lokal agar dapat bersaing dan terlibat dalam pembangunan serta pemerintahan ibu kota negara yang baru,” ucap Fadliansyah.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
