
Istana Negara dan Istana Garuda di IKN, Jumat (11/10/2024). Target penyelesaian pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) secara bertahap hingga tahun 2045, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2022. (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto siap melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan, Prabowo berambisi pembangunan sejumlah objek vital negara akan tuntas dalam waktu empat tahun.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Prabowo berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan IKN. "Kalau tadi (kemarin saat retreat, Red) disampaikan 3 sampai 4 tahun, itu adalah target beliau," katanya kemarin (27/10).
Pembangunan infrastruktur harus selesai dalam kurun waktu itu agar bisa digunakan lembaga negara. Baik presiden, parlemen, maupun lembaga peradilan.
Dia menuturkan, upaya yang dilakukan adalah dengan membangun secepat-cepatnya. Sebagai keberlanjutan, kepala Otorita IKN (OIKN) dipastikan akan dijabat Basuki Hadimuljono. Menteri PUPR era Joko Widodo itu memang sebelumnya sudah double job menjadi Plt kepala OIKN. Hanya saja, pelantikan definitif belum dilakukan.
IKN sudah memiliki payung hukum berupa undang-undang. Namun, hingga sekarang peraturan presiden (perpres) sebagai ibu kota pemerintahan belum diteken. Ketika ditanya hal itu, Prasetyo menyebut akan dipelajari dulu. "Begitu semua sudah ready, sudah siap, beliau (Prabowo) yang akan tanda tangan," ucapnya.
Terpisah, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan, pada sesi terakhir hari kedua retreat di Akmil, Prabowo memberikan pengarahan. Dari empat poin arahan, salah satunya adalah soal IKN.
"Dalam pengarahannya, beliau menegaskan bahwa soal IKN sebenarnya sudah sangat jelas. Sudah menjadi keputusan akan dilanjutkan dan diselesaikan. Tidak perlu ada pertanyaan lagi soal itu sebenarnya," ujar Plt wakil kepala OIKN itu menirukan Prabowo.
Raja juga menyebut bahwa Prabowo sudah berencana akan merampungkan pembangunan IKN dalam empat tahun. "Bagi beliau IKN adalah ibu kota politik. Oleh karena itu, selain gedung-gedung eksekutif (yang sekarang hampir selesai), dalam empat tahun ke depan OIKN harus merampungkan (dua cabang trias politika lainnya) yaitu gedung-gedung legislatif dan yudikatif," tulisnya di akun Instagram.
Menurut Raja, Prabowo mengharapkan pada Agustus 2028 sidang paripurna DPR/MPR sudah bisa diselenggarakan di IKN. Selain itu, pelantikan presiden bisa dilaksanakan di IKN pada 2029. (lyn/c17/bay)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
