Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Agustus 2024 | 01.13 WIB

Di Depan Jokowi, Pj Gubernur Kaltim Usul Rakor Kementerian Digelar di IKN Setiap Pekan

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama gubernur se-Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/8). (dok. Pemprov Kalimantan Timur) - Image

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama gubernur se-Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/8). (dok. Pemprov Kalimantan Timur)

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan Gubernur se-Indonesia di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/8). Pada momen itu, sejumlah Gubernur menyampaikan usulan kepada Jokowi.

Salah satunya adalah Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik. Dia mengusulkan rapat koordinasi (rakor) tingkat Kementerian digelar secara rutin setiap pekan di IKN. 

"Jadi, jika saat ini terdapat 34 kementerian di pusat, maka dalam satu tahun akan ada 34 kali rakor di IKN," katanya. Rakor tersebut bisa mengundang  para kepala dinas dan pejabat instansi terkait dari seluruh Indonesia.

Mendengar usulan itu, Presiden Jokowi pun tersenyum. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan menyebutnya sebagai gagasan yang cerdas. "Itu gagasan bagus," kata Jokowi. 

Lebih lanjut Akmal mengatakan, apabila rencana atau usulan itu bisa diwujudkan, maka Provinsi Kalimantan Timur akan mendapat banyak keuntungan. Sebagian tamu akan bermalam di Samarinda atau Balikpapan.

Mereka juga akan menggunakan jasa transportasi dan membeli oleh-oleh khas Kalimantan Timur. "Pada akhirnya UMKM pun akan ikut terdampak," jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengatakan ekonomi Kaltim sangat layak untuk tumbuh 7,2 persen. Sebab, selain suntikan APBN melalui pembangunan IKN, mereka juga memiliki Pj Gubernur yang menurutnya sangat piawai mengundang uang datang ke Kaltim.

Usai pertemuan, Akmal mengaku gembira karena Presiden mendukung idenya. Menurut dia, dalam pertemuan itu, Presiden berpesan agar para Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah mampu menyinkronkan seluruh kegiatan pusat di daerah.

"Selain itu, memastikan kabupaten dan kota fokus pada program unggulan atau prioritas mereka," ungkap pria yang juga menjabat Dirjen Otonomi daerah kementerian dalam Negeri itu.

Para Gubernur juga harus mampu mendorong agar semua daerah memiliki spesifikasi terkait rencana masa depan mereka. "Para gubernur diharapkan mampu menjadi orkestrator pembangunan di daerah," imbuh Akmal.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore