Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 November 2023 | 23.28 WIB

Pernah Singgung Investor Asing Antre, Kini Jokowi Justru Sebut Belum Ada yang Masuk ke IKN

Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di San Francisco, Amerika Serikat, Kamis (16/11/2023) waktu setempat.

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo meyakini investor dari luar negeri akan segera masuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) seiring waktu, dengan banyaknya pergerakan investor dalam negeri di sana.

"Sampai saat ini belum ada (investor luar negeri). Tapi saya yakin bahwa setelah investor di dalam negeri bergerak, semakin banyak setiap bulannya, investor dari luar akan segera masuk. Kita lihat saja nanti pasti akan masuk," kata Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers usai menghadiri APEC CEO Summit, di San Francisco, Amerika Serikat, Kamis (16/11) waktu setempat, sebagaimana disaksikan dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Jumat, dilansir dari Antara.

Ia menyampaikan investasi asing ke IKN, diprioritaskan di sektor pendidikan, kesehatan dan teknologi.

Presiden mengatakan dalam APEC CEO Summit, dirinya menyampaikan kondisi ekonomi di Indonesia yang pertumbuhannya tahun ini diperkirakan bakal di atas 5 persen.

"Tahun depan juga insya Allah di atas 5 sedikit. Dan juga inflasi yang masih terkendali antara 2-3 persen. Dan yang paling penting juga stabilitas politiknya juga baik baik saja. Itu yang terus-menerus akan kita sampaikan," jelas orang nomor satu di Republik Indonesia itu.

Sebelumnya mengutip pernyataan Presiden Jokowi, Basuki Hadimuljono mengeklaim proyek IKN Nusantara laris-manis diminati investor.

Menteri PUPR mengatakan, ada 300 investor yang sudah menyatakan Letter of Interest atau minat.

Menurutnya, di antara para investor itu akan didahulukan investor lokal, sehingga investor luar negeri harus antre.

Basuki mengatakan, Presiden Jokowi ingin investor lokal didahulukan untuk turut menggarap proyek di Ibu Kota Nusantara.

Sementara investor asing yang sudah menyatakan minat masih ditahan dan harus menunggu giliran. Contoh dari Singapura saja, pemerintah mengeklaim telah ada 130 investor yang sudah antre.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore