
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza usai pelantikan di kantor BPPT Jakarta Pusat, Rabu (30/1).
JawaPos.com - Setelah beberapa bulan lowong, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akhirnya memiliki pemimpin baru. Hari ini, Rabu (30/1) Menristekdikti Mohamad Nasir melantik Hammim Riza sebagai Kepala BPPT yang baru. Pelantikan berjalan khidmat.
Dalam arahannya, Nasir mengingatkan supaya BPPT ke depannya lebih kuat. Sebab tantangannya bakal lebih besar.
"Apalagi menghadapi era industri 4.0 dengan perubahan yang begitu cepat," kata mantan rektor terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu.
Nasir mengatakan, di tangan BPPT, diharapkan sebuah riset atau paten tidak berhenti pada sebuah prototipe saja. Tetapi juga terus meningkat menjadi sebuah inovasi.
Lalu, inovasi itu harus bisa hilirisasi. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat umum maupun masyarakat industri. Dia juga mengingatkan supaya dalam agenda riset atau pengkajian teknologi, BPPT melakukannya atas dasar kebutuhan pasar.
"Tidak atas maunya peneliti sendiri," tutur dia.
Sehingga, ketika sudah menjadi sebuah inovasi, lebih mudah untuk diaplikasikan ke industri atau dimanfaatkan masyarakat. Usai dilantik dan menerima ucapan selamat, Hammam menyempatkan memberikan keterangan kepada media.
Dia mengatakan, akan terus membawa BPPT supaya lebih memberikan kontribusi inovasi teknologi. Sehingga bisa meningkatkan daya saing bangsa Indonesia.
"Khususnya di era revolusi industri 4.0 saat ini," jelasnya.
Hammam menjelaskan peran BPPT cukup luas. Di antaranya adalah peran inovasi, audit, kliring teknologi, difusi dan komersialisasi, alih teknologi, serta layanan teknologi.
Dia mengatakan, tahun ini tugas BPPT bakal semakin banyak. Khususnya terkait sejumlah program yang memerlukan percepatan penyelesaian. Seperti pemasangan buoy tsunami dan cable-based tsunameter dan kajian atau feasibility study (FS) kereta cepat dan LRT.
"Serta sejumlah proyek prioritas nasional lainnya yang harus kita tuntaskan segera dan sebaik-baiknya," tegas alumnus ITB itu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
