Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 06.40 WIB

Hiu Paus di Jalur Pelayaran Terancam Tertabrak Kapal, Satellite Tag Jaga Eksistensinya

Teknologi satellite tag kini mulai dimanfaatkan untuk memantau pergerakan hiu paus sekaligus mengurangi risiko tabrakan dengan kapal di perairan. - Image

Teknologi satellite tag kini mulai dimanfaatkan untuk memantau pergerakan hiu paus sekaligus mengurangi risiko tabrakan dengan kapal di perairan.

JawaPos.com - Teknologi satellite tag kini mulai dimanfaatkan untuk memantau pergerakan hiu paus sekaligus mengurangi risiko tabrakan dengan kapal di perairan.

Untuk diketahui, saat ini hiu paus menghadapi berbagai ancaman, salah satunya risiko tertabrak kapal yang melintas di wilayah habitat dan jalur migrasinya.

Spesies tersebut berstatus Endangered atau terancam punah berdasarkan International Union for Conservation of Nature (IUCN), dengan populasi global disebut telah mengalami penurunan lebih dari 50 persen.

PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama NGO Konservasi Indonesia memanfaatkan satellite tag untuk menjaga eksistensi hiu paus di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PIS dalam mendorong pelayaran berkelanjutan dengan tetap memperhatikan perlindungan keanekaragaman hayati laut.

"PIS mengoptimalkan pelayaran berkelanjutan dan menjaga keanekaragaman hayati, terutama ekosistem laut, sehingga bisnis dan lingkungan dapat berjalan secara harmonis dan lestari untuk masa depan," ujar Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita, dikutip Rabu (10/9).

Hiu paus merupakan salah satu megafauna laut yang hidup berdampingan dengan masyarakat pesisir dan memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Melalui program Whaleshark Tagging yang diinisiasi PIS bersama Konservasi Indonesia, satellite tag dipasang pada hiu paus untuk memperoleh informasi mengenai pola pergerakan dan habitat penting satwa tersebut.

Focal Species Conservation Senior Manager Konservasi Indonesia Iqbal Herwata mengatakan data pergerakan hiu paus dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah mitigasi terhadap potensi interaksi dengan kapal.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore