Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 22.34 WIB

Mengenal Santa Agatha, Martir Perawan yang Mengalami Penyiksaan Berat Akibat Menolak Lamaran

Lukisan 'The martyrdom of St Agatha' oleh Giovanni Baglione (Muza.mt)

JawaPos.com - Gereja Katolik memiliki sejarah yang cukup panjang dan mengenang para tokoh besar dengan baik. Sebagian besar tokoh-tokoh itu kemudian diangkat menjadi orang suci dan mendapatkan sebutan "santa" untuk perempuan, atau "santo" untuk laki-laki. 

Kebanyakan dari para tokoh yang berasal dari sejarah awal gereja merupakan para korban dari persekusi terhadap gereja. Mayoritas dari mereka meninggal akibat pembunuhan atau hukuman yang dijatuhkan kepada umat Kristen pada saat itu. 

Salah satu tokoh besar dalam sejarah gereja adalah Santa Agatha dari Sisilia (231-251), seorang martir dan pelindung korban perkosa. 

Kehidupan Awal

Dilansir dari Catholic, Agatha dipercaya lahir pada tahun 231 di Katania atau Palermo, Sisilia ke dalam keluarga kaya. 

Masa mudanya diisi dengan dedikasi kepada Tuhan, bahkan bersumpah untuk menjaga keperawanannya. Walaupun begitu, karena kecantikannya, banyak laki-laki menginginkannya dan bernafsu. 

Salah satu laki-laki itu adalah Quintianus, seorang laki-laki yang memiliki posisi diplomatis, berpikir ia dapat memaksa Agatha untuk melepaskan sumpahnya dan menikahinya. 

Lamaran Quintianus berkali-kali ditolak oleh Agatha, lalu Quintianus mengancam akan menangkap Agatha karena ia adalah seorang Kristen. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore