
PROFESIONAL: Pelatihan kesehatan untuk calon caregiver yang diadakan MHomecare. (MHOMECARE FOR JAWA POS)
JawaPos.com - Kebutuhan layanan caregiver untuk pasien di Jakarta terus meningkat. Kondisi ini dinilai menjadi alarm bagi Pemerintah Provinsi DKI untuk segera memperkuat layanan pendampingan non-medis bagi warga, terutama lansia dan pasien dengan keterbatasan fisik.
Saat ini Dinas Kesehatan DKI sebenarnya telah memiliki Pasukan Putih, namun masyarakat masih menilai pendampingan belum optimal.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian menilai, meningkatnya penggunaan jasa caregiver menunjukkan adanya kebutuhan besar akan pendampingan pasien yang belum dipenuhi pemerintah.
"Padahal Dinas Kesehatan DKI sebenarnya sudah memiliki Pasukan Putih, yang tugasnya termasuk melakukan perawatan langsung ke rumah, memantau kondisi kesehatan, dan membantu aktivitas dasar sehari-hari bagi lansia atau warga dengan keterbatasan fisik," ujar Justin kepada JawaPos.com, Kamis (20/11).
Justin menegaskan, jika layanan Pasukan Putih belum dirasakan masyarakat, program ini harus segera dievaluasi dan diperbaiki. Baik dari segi penambahan jumlah petugas maupun lainnya.
“Kalau masyarakat masih belum merasakan layanan ini, berarti programnya perlu diperbaiki, baik dari sisi jumlah petugas, akses, maupun pengawasan. Layanan yang memang sudah disiapkan pemerintah harus benar-benar bisa dirasakan oleh warga," katanya.
Caregiver Berpengalaman Sebaiknya Direkrut Pemerintah
Justin menilai banyak caregiver yang selama ini bekerja secara sukarela di masyarakat justru layak diberi kesempatan menjadi bagian dari Pasukan Putih. Bahkan, para caregiver berpengalaman sebaiknya dirangkul untuk melatih para pasukan putih.
"Dengan memperkuat Pasukan Putih sekaligus membuka peluang bagi caregiver yang sudah ada, Pemprov DKI bisa memberikan layanan pendampingan yang lebih merata bagi seluruh warga yang membutuhkan," terangnya.
Relawan caregiver Agoes Soebandi alias Kang Asep sedang berkomunikasi dengan pasiennya dan hendak pulang ke kediamaannya di Rangkas Bitung. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Dinkes DKI: Caregiver Berbeda dengan Layanan Rumah Sakit
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Ani Ruspitawati menjelaskan, bahwa RSUD saat ini belum memiliki layanan caregiver khusus. Namun telah ada petugas Patient Experience Officer yang siap membantu pasien dalam proses pelayanan administrasi.
"Kami di RSUD belum ada. Yang ada yang membantu di depan, di pendaftaran, namanya Patient Experience Officer," terangnya kepada JawaPos.com.
Meski begitu, Dinas Kesehatan telah memiliki 584 pasukan putih yang siap memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah warga. Khususnya bagi lansia dan kelompok rentan yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.
Pasukan putih itu pun telah diberikan pelatihan mengenai pendampingan dasar kepada masyarakat yang tengah sakit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022