
Dokumentasi Materi Press Realese dari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (26/12).
JawaPos.com - Gunung Anak Krakatau telah menyebabkan tsunami di pantai-pantai sekitar Selat Sunda. Erupsi tersebut mengakibatkan longsornya lereng di bawah laut dan memicu gelombang tsunami.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menampilkan citra satelit ALOS-2 sebelum dan sesudah terjadinya erupsi pada Senin (24/12). Sebagai perbandingan, dia juga menunjukkan gambar Gunung Anak Krakatau sebelum meletus pada 20 Agustus lalu.
"Ini baru saja mendapat citra satelit dari Jepang, untuk menunjukkan bagaimana tubuh Anak Krakatau sebelum dan sesudah. Yang sebelum, 20 Agustus 2018. Dan yang setelah, melewati Selat Sunda memotret 24 Desember 2018. Dan memang betul sebagian lereng di barat daya runtuh," ujarnya sembari menunjukkan gambar dari satelit dalam konferensi pers yang digelar di kantor BNPB, Rabu (26/12).
Terlihat samar, lereng kawah pada bagian kiri Anak Krakatau kini berkurang dan tampak runtuh. Peristiwa itu, pada Sabtu kemarin telah membuat tremor yang cukup kuat meski tidak sampai ke daratan.
"Inilah yang memicu terjadinya tsunami, dari data BMKG seluas 64 hektare mengalami runtuh kemudian menyebabkan longsor bawah laut yang mengakibatkan tsunami di daerah Selat Sunda," papar Sutopo.
Sebelumnya, berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), longsoran itu setara dengan kekuatan gempa berkekuatan 3,4 skala richter. Kemudian, luas area yang runtuh mencapai 64 hektare.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengaku tidak bisa memberikan peringatan dini tsunami lantaran penyebabnya adalah aktivitas vulkanik. Sementara BMKG hanya mampu mendeteksi potensi tsunami menggunakan sensor-sensor gempa tektonik.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
