
Kondisi di Masjid Istiqlal Selasa (21/8) malam. Bagi warga yang hendak menunaikan salat di sini, diharapkan datang subuh agar tak terjadi kepadatan.
JawaPos.com - Di malam puncak hari Raya Idul Adha situasi masjid Besar Istiqlal, Jakarta terpantau lengang. Tidak terlalu banyak umat Islam yang merayakan malam takbir di masjid terbesar se-Asia Tenggara itu.
Namun gema takbir tak henti dikumandangkan dari dalam masjid menggunakan pengeras suara.
Kepala Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Salam menganggap situasi ini normal. Sebab jamaah biasanya baru akan memadati area istiqlal jelang berlangsungnya Salat Id pada esok pagi, Rabu (22/8).
"Oh (situasi di Istiqlal malam ini) kondusif sekali. Besok subuh jamaah baru pada masuk," ujar Hurairah saat ditemui JawaPos.com di Masjid Istiqlal, Selasa Malam (21/8).
Hurairah memprediksi pada saat Salat Id digelar, Istiqlal akan dipadati oleh 150 ribu jamaah dari seluruh penjuru Jakarta dan luar kota.
"120-150 ribu orang (diperkirakan salat di Istiqlal) dari kapasitas 200 ribu orang. Tiga hektar kan bangunan ini, terdiri dari 5 lantai," sambungnya.
Sementara itu salat Idul Adha sendiri direncanakam digelar pukul 07.00 WIB. Dipimpin oleh Imam Ahmad Husni Ismail dengan Khatib, Yusnar Yusuf Rangkuti.
Di sisi lain, Istiqlal sendiri telah menerima 30 hewan kurban, dengan rincian 14 ekor sapi dan 16 ekor kambing.
Sementara, Humas Masjid Istiqlal Abu Abdul Salam mengimbau kepada masyarakat yang ingin Salat Id datang sebelum pukul 07.00. "Karena pasti padat. Datang pukul 06.00 saja bisa, dapat di luar, panas. Lebih baik subuh,”, ujar Abdul.
Abdul juga mengingatkan warga untuk menggunakan naik kendaraan umum. "Karena kita tahu kalau ada acara di Istiqlal parkir agak sulit. Apalagi mereka yang datang belakangan, parkiran kami terbatas," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
