Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Mei 2018 | 22.31 WIB

DPR Sarankan Kemenag Gandeng MUI soal Rekomendasi Mubalig

ILUSTRASI mubalig. - Image

ILUSTRASI mubalig.

JawaPos.com - Dirilisnya 200 nama Mubalig oleh Kementerian Agama (Kemenag) menjadi pertanyaan banyak pihak. Baik tentang dasar pemilihan, serta banyaknya mubalig kondang yang diketahui tidak masuk dalam list tersebut.


Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mujahid mengatakan, Kemenag harus transparan kepada umat soal dasar penilaiannya. Dia khawatir jika tidak demikian bakal membuat masyarakat bertanya-tanya.


"Menurut saya Kemenag merilis 200 mubalig yang layak itu harus jelas kriterianya dan harus obyektif menilainya," jelas Sodik lewat pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Sabtu (19/5).


Sodik mengkritisi bahwa seharusnya, yang mengluarkan rekomendasi 200 mubalig bukanlah pemerintah, tetapi dipercayakan kepada MUI.


"Kemenag sebaiknya mengkonfirmasi daftar tersebut dengan MUI dan organisasi masyarakat (ormas) lainnya," tegasnya.


Bahkan, lanjut Sodik, diharapkan dirilisnya 200 mubalig tersebut tidak mengarah kepada pembatasan boleh atau tidak memberikan ceramah selama bulan Ramadan.


Sebelumnya, Kemenag merilis 200 daftar nama mubalig. Ada tiga hal yang menjadi kriteria Kemenag.


Yakni mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore