
Ketua Umum Pawarta 2017-2022 Soenarto.
JawaPos.com - Tahun depan Jawa Timur (Jatim) bakal memiliki gubernur baru. Ini menarik perhatian dari Paguyuban Warga Jatim di Jakarta (Pawarta). Ada sejumlah harapan yang mereka titipkan kepada Gubernur Jatim baru.
Ketua Umum Pawarta periode 2017-2022 Soenarto mengatakan, pesan utama mereka untuk Gubernur baru nanti adalah soal kemakmuran. "Petaninya makmur. Petaninya tidak lari ke Jakarta," katanya di kantor Badan Penghubung Provinsi Jatim di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (26/12). Pada saat itu juga, Soenarto dilantik menjadi ketua umum untuk tiga kalinya secara beruntun.
Pengusaha yang akrab disapa Narto itu menjelaskan, Gubernur Jatim harus mampu membuka kesempatan bekerja di desa-desa. Salah satu sektor potensi Jatim adalah pertanian. Dia berharap pemuda-pemuda di pedesaan didampingi dan terus diberdayakan.
Narto juga menyampaikan pesan supaya Gubernur Jatim baru nanti menaruh perhatian di sektor pendidikan. "Gubernur nanti memberikan motivasi kepada guru dan orang tua," jelasnya. Khususnya terkait dengan pendidikan karakter. Misalnya dia tidak ingin generasi muda Jatim masuk pengaruh narkoba.
Kepada para orang tua, pria asal Ngawi itu mengingatkan soal pengaruh buruk televisi dan internet. Kemudian orang tua harus mendampingi anak-anak untuk memiliki daya juang tinggi. Dalam bersekolah, anak-anak tidak cukup hanya mengejar kepintaran saja.
"Sekolah tidak punya apa-apa. Nyeker (tidak pakai alas kaki)," katanya menceritakan pengalaman hidupnya. Namun berbekal semangat juang dan etos kerja, dia bisa bertahan dan bersaing.
Sementara itu Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Timur Dwi Suyanto mengatakan, peran Pawarta bagi Pemprov Jatim cukup strategis. Dia mengatakan di Jakarta dan sekitarnya ada lebih dari 34 paguyuban warga Jatim yang aktif. "Ada paguyuban warga Madiun, Nganjuk, dan Bojonegoro," jelasnya. Nah Pawarta-lah yang mengoordinasi paguyuban-paguyuban itu.
Paguyuban itu sering dilibatkan dalam event budaya atau seni. Misalnya, ketika ada pameran budaya di kompleks Taman Mini Indonesia Indah. Dwi berharap melalui paguyuban, warga Jatim di ibu kota bisa terus menjalin silaturahmi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
