
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
JawaPos.com - Hasil voting di Majelis Umum PBB terkait resolusi status Yerusalem menunjukkan Amerika Serikat (AS) dan Israel, kalah telak. Sayangnya, kedua negara tersebut justru terkesan masa bodo.
Menurut Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid, semestinya AS dan Israel yang notabene mengagungkan demokrasi, tunduk pada keputusan tersebut.
"Sikap arogansi dan merasa paling berkuasa adalah bentuk kesombongan AS yang paling nyata. Seharusnya PBB memiliki sikap yang tegas terhadap AS karena tidak mengindahkan resolusinya," kata dia sebagaimana dilansir RMOL.co (Jawa Pos Grup), kemarin.
Selain itu, lanjut Zainut, PBB juga seharusnya memiliki keberanian untuk memberikan sanksi kepada AS atas pembangkangannya. Sehingga tidak dilecehkan dan memiliki wibawa.
"PBB jangan menggunakan standar ganda, terhadap negara lain berlaku keras tetapi terhadap negara adi daya tidak berdaya," tegas Zainut.
Terkait petisi MUI yang ditolak AS, Zainut menyebut hal itu merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya resolusi PBB yang didukung oleh mayoritas anggotanya saja diabaikan oleh AS apalagi petisi MUI yang hanya disuarakan oleh sebuah organisasi kemasyarakatan.
Untuk itu kata Zainut, MUI semakin yakin bahwa gerakan untuk memboikot produk AS dan Israel harus lebih disuarakan dan disosialisasikan, agar menjadi gerakan bersama (people power) yang lebih masif dan merata di seluruh Indonesia.
"Jadi gerakan boikot produk AS dan Israel jadi gerakan people power di Indonesia. Syukur-syukur nanti diikuti oleh masyarakat dunia," tegas Zainut.
MUI, kata Zainut, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang menjadi co-sponsor resolusi untuk menolak pengakuan unilateral AS atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
"Sikap ini menunjukan bahwa pemerintah dan rakyat Indonesia bersama mayoritas dunia mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka dari cengkeraman penjajah zionis Israel," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
