
Menko Puan Maharani saat dipakaikan salendang di Rumah Gadang Datuak Kayo.
JawaPos.com - Tidak banyak yang tahu kalau Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) adalah keturunan Minangkabau. Darah itu didapatkan dari almarhum ayahnya Taufik Kiemas. Sebab ibu Taufik Kiemas orang Kabupaten Tanah Datar bersuku Sikumbang.
Pada Rabu (27/9), cucu Proklamator Soekarno itu mudik ke kampung (kampuang) halaman ayahnya di Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Momentum itu dimanfaatkannya untuk manjalang induak bako. Manjalang Induak Bako merupakan kegiatan seorang anakmengunjungi rumah keluarga besar kerabat dari garis ayah. Pada momen manjalang induak bako itu, Puan Maharani menyambangi rumah gadang Datuak Kayo di Batipuh.
Sebelum memasuki rumah gadang, Menko PMK dipasangkan selendang songket atau sulaman dan dilanjutkan dengan mencicipi makan bajamba bersama Datuak Kayo dan keluarganya.
Makan bajamba adalah tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau, dengan cara duduk bersama-sama dalam satu ruangan atau tempat yang telah ditentukan. Tradisi makan bersama ini akan memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan status sosial.
Dalam perbincangan jamuan makan Menko Puan mengungkapkan, baginya bumi Sumatera Barat bukanlah suatu hal yang asing. Almarhum Bapak Taufik Kiemas memiliki keturunan warga Sikumbang di Tanah Datar dari garis ibu, sehingga bergelar Datuk Basa Batuah, sedangkan Ibu Megawati diberi gelar Puti Reno Nilam, yang dikukuhkan pada 2003 lalu. "Sehingga datang ke Ranah Minang bagi kami adalah pulang ke kampung halaman", tutur Menko PMK.
Setelah jamuan makan, Menko PMK menyalurkan sejumlah bantuan berupa uang sebesar 10 juta untuk Rumah Gadang Datuk Basabatuah; bantuan uang sebesar 25 juta untuk masjid Al Azhar yang terletak di sekitar rumah gadang Datuak Kayo.
Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit; Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi; Anggota DPR RI, serta Keluarga Besar Datuak Kayo.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
