
Ilustrasi
JawaPos.com - Kesehatan fisik menjadi hal yang patut diperhatikan ketika anak-anak usia dini dinikahkan. Sebab, pernikahan anak itu berdampak pada kematian.
Mengapa? Wakil Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan, Zumrotin K. Susilo mengatakan, dengan pernikahan tersebut, si anak berpotensi terkena kanker rahim lantaran bibir kemaluan mereka masih rawan.
"Kanker leher rahim tinggi sekali. Kanker diketahui 15-20 tahun stelah hubungan seksual pertama. Usia 30 baru ketahuan kena leher rahim, seks di usia 15 tahun," ujarnya pada sebuah diskusi di Restoran Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Minggu (23/7).
Lagi pula, di usia 16 tahun, mereka masih dalam tahap tumbuh kembang. Nah, jikalau si anak menikah dan mengandung, tentu akan berpengaruh pada kesehatan si ibu maupun bayinya.
"Hasil gizi yang dikonsumsi taeik menarik denga anak. Ibu kekurangan darah terpaksa melahirkan," jelasnya.
Tak hanya faktor kesehatan fisik, pernikahan anak juga perlu memerhatikan kesehatan psikis. Dari banyak kasus, mereka yang dinikahkan mengalami stres berat. Baik itu wanita maupun laki-laki.
"16 tahun masih main tali dia sudah harus tnggjng jawab buat keluarga, memikirkan anak makan apa. Laki-laki 19 tahun tidak akan dapat pekerjaan berkualitas. Mengakibatkan stres secra pskiologis," tegas Zumrotin.
Karena itu, perlu ada perubahan batas usia minimal pernikahan mengingat Indonesia pun memiliki bonus demografi dengan jumlah penduduk yang banyak.
"Kalau kualitas SDM kita, SMP, SMA tidak selesai bukan bonus lagi, tapi bencana demografi yang kita alami," pungkas Zumrotin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
