
Ceu Popong
JawaPos.com - Prinsip Presiden II RI Soeharto menjadi pegangan anggota DPR tertua, Popong Otje Djundjunan. Yakni, menerapkan perkataan Ki Hajar Dewantara 'ing ngarso sung tulodo' atau yang berarti di depan memberikan contoh.
Itulah mengapa wanita yang akrab disapa Ceu Popong ini selalu hadir tepat waktu dalam rapat yang digelar komisi X DPR. Dia mengaku harus memberikan contoh kepada juniornya di komisi pendidikan itu.
"Kata Pak Harto ing ngarso sung tulodo. Jangan hanya diucapkan, tapi dipraktikkan. Kalau yang tua-tua tidak memberi contoh, bagaimana? dan contoh itu harus riil," ujarnya saat berbincang dengan JawaPos.com seraya menunggu kedatangan anggota lain di ruang rapat komisi X DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/4).
Tak hanya tepat waktu, bahkan dia hadir sebelum rapat dimulai. Ceu Popong juga rajin menyampaikan pendapatnya pada setiap pembahasan di komisi tersebut.
Sebab, itu sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai anggota DPR. Bahwa, kegelisahan atau keluhan rakyat, terutama di daerah pemilihannya harus disampaikan.
Anggota Fraksi Partai Golkar sejak tahun 1987 itu berharap agar seluruh anggota DPR yang ada melakukan yang sama dengan yang dicontohkannya.
"Ceu Popong ngomong terus di sini (komisi X DPR), harus tepat waktu, harus rajin, harus bertanggung jawab kepada tugas, tapi praktik dulu, kerjakan dulu oleh kita. Guru dulu yang harus beri teladan," pungkasnya.
Diketahui, kerap kali anggota DPR terlambat hadir dalam rapat yang digelar komisinya dengan berbagai alasan. Bahkan, rapat-rapat komisi dengan mitranya tersebut molor karena menunggu kuorum. (dna/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
