Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Februari 2017 | 06.31 WIB

Cap Go Meh, Umat Berharap Kebaikan di Tahun Ayam Api

Jemaat Berdoa di Vihara Dhanagun Bogor - Image

Jemaat Berdoa di Vihara Dhanagun Bogor

JawaPos.com – Sejumlah vihara di sepanjang Jalan Suryakancana, Bogor dipadati masyarakat untuk berdoa meminta kepada Tuhan mendapat peruntungan di tahun 2017. Menurut kalender Tionghoa, tahun ini merupakan tahun ayam api. Sambil membakar hio, umat dan masyarakat Tionghoa memohon kepada para dewa.

Tidak hanya para jemaat vihara, namun masyarakat dari berbagai golongan dan agama juga antusias masuk ke dalam vihara. Ada pula ritual membaca peruntungan nasib dengan mengocok bambu sambil memanjatkan doa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Banyak masyarakat serta aparat keamanan yang berjaga-jaga di lokasi vihara ikut melakukan ritual tersebut untuk melihat peruntungan mereka.

“Saya iseng saja ke sini hanya main. Lalu meramal peruntungan nasib tahun ini. Tadi mengocok bambu kayu lalu keluar nomornya. Kemudian nasib saya dibaca sesuai kayu yang keluar. Saya berharap yang baik-baik saja tahun ini, karir dan kesehatan semuanya baik serta lancar,” tutur warga Bogor, Aisyah di Vihara Dhanagun, Bogor, Sabtu (11/2).

Jemaat lainnya, Stephen datang bersama keluarganya untuk menghadiri perayaan Cap Go Meh. Dia memanjatkan doa untuk peruntungan yang baik sepanjang tahun 2017.

“Saya berharap usaha saya semakin baik, semakin laris. Ini tahun ayam api semua orang harus lebih bisa menahan diri karena pasti suhunya panas seperti elemen api,” jelasnya.

Tahun ayam api sudah dimulai sejak tanggal 4 Februari 2017. Pengurus Harian Vihara Dhanagun Jalan Surya Kencana Bogor, Yung Hing menjelaskan setiap elemen api memiliki dua jenis api yaitu yin dan yang. Api tahun ini masuk dalam kategori yin. Penentuan shio dipercaya sudah dilakukan sejak 2.968 tahun yang lalu saat orang belum mengerti soal almanak tetapi melihat faktor musim dan tahun.

“Api harus bisa bedakan, api ada 2 jenis yaitu yin dan yang. Yang adalah api yang agresif dan berkobar. Sedangkan yin merupakan bara api yang diam tetapi bisa menjadi yang jika tersulut,” kata A Yung. (cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore