
Ilustrasi
JawaPos.com – Kaum ibu memiliki tantangan besar dalam mendidik anak di era modern saat ini. Berbagai gempuran informasi dan serangan teknologi membuat ibu harus lebih kreatif dan inovatif.
Berdasarkan catatan Kongres Wanita Indonesia (Kowani), sedikitnya ada delapan tantangan bagi ibu masa kini. Berikut ulasannya.
1. Kekerasan berbasis gender, kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan manusia, prostitusi, HIV/AIDS, masih menjadi masalah serius bagi kaum perempuan. Perempuan seringkali menjadi obyek dan dilemahkan.
2. Menurut catatan tahunan 2016 Komnas Perempuan, dari kasus kekerasan terhadap perempuan, kekerasan seksual berada di peringkat kedua, dengan jumlah kasus mencapai 2.399 kasus, pencabulan mencapai 601 kasus dan sementara pelecehan seksual mencapai 166 kasus.
3. Perkawinan siri atau tak dicatatkan masih menjadi praktik di sejumlah daerah, bahkan atas nama kawin siri tapi praktiknya sebenarnya tidak memenuhi syarat kawin siri, justru bergeser menjadi “prostitusi”. Ini merupakan kejahatan serius bagi kaum perempuan.
4. Partisipasi perempuan dalam musyawarah desa belum tersebar luas. Praktik pelaksanaan musyawarah desa cenderung patriarki, peran perempuan mengalami marjinalisasi ketika mereka menyampaikan usulan yang berkaitan dengan kepentingan tubuh, nalar, dan keberlangsungan hidupnya.
5. Di sektor ekonomi, perempuan hampir mendominasi ekonomi home industry, namun pada sektor bisnis properti, energi dan sumber daya alam serta bisnis skala besar masih didominasi oleh laki-laki.
6. Sektor media, cukup menarik, pekerja media tampaknya banyak perempuan ikut berperan sebagaimana laki-laki juga beperan, namun pemilik bisnis media terutama media cetak dan elektronik didominasi laki-laki, perempuan mendominasi sektor media tertentu terutama terkait kecantikan, mode dan semacamnya.
7. Pada sektor pendidikan, angka partisipasi perempuan pada jenjang pendidikan dasar, menengah dan sarjana relatif setara, namun perempuan mendominasi jurusan tertentu, seperti; jurusan pendidikan/keguruan, psikologi, dokter, ekonomi, namun untuk jurusan penerbangan, teknik, energi, pertahanan didominasi oleh laki-laki.
8. Radikalisme atas nama agama, telah bergeser melibatkan perempuan sebagai korban. Baru saja, Polisi mengamankan seorang perempuan bernama Dian Yulia Novi dari lokasi bom Bekasi. Ini modus baru karena ini menggunakan perempuan sebagai calon pelaku peledak bom bunuh diri, biasanya tidak pernah menggunakan perempuan. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
