
Photo
JawaPos.Com Memasuki pergantian tahun, jajaran Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) kian intensif mempersiapkan seleksi masuk mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017. Inovasi mencolok bakal terlihat dalam pelaksanaan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN).
Ketua Umum SBM PTN dan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) 2016 Rochmat Wahab menjelaskan, pertemuan-pertemuan anggota MRPTNI sampai sekarang masih bersifat permulaan. “Di antara yang kita bahas adalah kuota mahasiswa baru dan sistem seleksi serta ujian,” katanya di Jakarta, Minggu (22/11).
Untuk urusan kuota, Rochmat mengatakan sampai sekarang belum ditetapkan. Meskipun begitu, kuota diperkirakan naik dibandingkan SBM PTN 2015. Sebab ada penambahan ruang kelas perkuliahan di PTN-PTN baru maupun lama.
Dengan penambahan ruang ini, otomatis kuota mahasiswa baru bisa naik. Tahun ini jumlah kursi mahasiswa baru yang diperebutkan dalam SBM PTN mencapai 100 ribu kursi.
Selain urusan kuota, rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu menjelaskan tahun depan MRPTNI bakal melaksanakan piloting (percontohan) ujian SBM PTN berbasis komputer (computer based test/CBT). Dia menuturkan sistem CBT ini sudah mulai dijalankan di sebagian sekolah penyelenggara Ujian Nasional (unas) 2015. “Selama ini ujian SBM PTN dilaksanakan berbasis kertas,” katanya.
Dia mengharapkan melalui pelaksanaan ujian SBM PTN 2016 berbasis komputer, panitia bisa melakukan sejumlah efisiensi. Mulai dari efisiensi anggaran, proses pemindaian untuk penilaian (scoring), dan menekan dugaan kebocoran soal ujian.
Rochmat menjelaskan, tahun depan ujian SBM PTN berbasis komputer sifatnya masih percontohan. Sebab belum semua kampus negeri memiliki infrastruktur komputer untuk pelaksanaan ujian masal itu.
Pada bulan depan, kampus-kampus yang merasa siap menjalankan SBM PTN berbasis CBT diharapkan untuk mengajukan permohonan ke panitia. Setelah itu panitia akan melakukan evaluasi apakah kampus itu benar-benar siap menjalankan ujian SBM PTN berbasis CBT.
Menurut Rochmat ujian SBM PTN dengan menggunakan komputer tentu ada aspek positif dan negatifnya. Namun dia optimis kualitas penyelenggaraan ujian SBM PTN tahun depan minimal setara dengan tahun ini. “Tapi ikhtiar kami tahun depan harus lebih bagus satu strip,” harapnya.
Sementara itu Rochmat juga menjelaskan persiapan penerimaan mahasiswa baru tidak hanya untuk SBM PTN. Menurutnya, majelis rektor juga membahas teknis persiapan SNM PTN 2016.
Dia menambahkan, rangkaian pendafataran SNM PTN bakal dimulai Februari pekan depan. “Diawali dengan pengisian data nilai siswa oleh sekolah di pangkalan data,” katanya.
Rochmat menjelaskan SNM PTN 2015 sempat diwarnai kegaduhan apakah nilai unas menjadi pertimbangan penilaian. Akhirnya diputuskan bahwa nilai ujian tahunan itu tidak dipakai dalam penilaian SNM PTN 2015.
“Mereka (Kemendikbud, red) saja tidak menggunakan untuk kelulusan, tidak bisa memaksa kita (rektor, red) untuk menggunakan nilai unas,” ungkapnya.
Nah untuk SNM PTN tahun depan, Rochmat berharap tidak ada kegaduhan serupa. Dia menuturkan masih menunggu kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Apakah nilai unas tahun depan tetap tidak mempengaruhi kelulusan siswa kembali atau ada ketentuan baru.
Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti menuturkan, penambahan kuota mahasiswa baru memang menjadi isu pengembangan perguruan tinggi negeri tahun depan. “Melalui penambahan kuota itu, diharapkan bisa meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi,” kata dia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
