
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir.
JawaPos.Com - Temuan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) tentang wisuda oleh perguruan tinggi abal-abal membuat banyak pihak mendesak kementerian yang dipimpin M Nasir itu untuk bertindak tegas. Sebab, wisuda oleh kampus abal-abal jelas telah mencoreng dunia pendidikan nasional.
Anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, Dadang Rusdiana menyatakan bahwa pemerintah sedang berupaya mendorong 50 perguruan tinggi masuk jajaran daftar 500 terbaik dunia. Namun, upaya itu itu terkikis dengan kasus kampus abal-abal. “Ini sudah mencoreng dunia pendidikan kita," ujarnya, Jumat (25/9).
Menurutnya, persoalan wisuda tidak bisa dianggap main-main. Untuk itu, dia meminta agar Kemenristek Dikti menginvestigasi wisuda abal-abal yang digelar Yayasan Aldiana Nusantara (YAN) beberapa waktu lalu.
Dadang mengatakan, meskipun pihak yayasan mengaku hanya menggelar proses yudisium yang menyangkut penerapan nilai dan kelulusan mahasiswa, namun langkah itu tetap tidak bisa dibenarkan. Sebab, proses yudisium biasanya dilakukan di kampus.
“Yudisium itu di kampus bukan di luar kampus. Kalau kemarin jelas wisuda itu," tegasnya.
Dadang menambahkan, jika ternyata pihak yayasan terbukti menggelar wisuda abal-abal, berarti telah melanggar Undang-Undang tentang Pendidikan Tinggi. “Ancaman hukumannya sepuluh tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 Miliar," sebutnya.
Oleh karena itu, Kemenristek Dikti perlu menindak tegas dengan menutup yayasan tersebut. Itu dimaksudkan agar tidak mengorbankan wisudawan yang benar-benar mengikuti perkuliahan sejak awal lebih banyak lagi. "Biar efek jera, ditutup saja dan dipidana perguruan tinggi yang bersangkutan," tandas sekretaris Fraksi Hanura DPR RI itu.
Sebelumnya, Tim Evaluasi Kinerja Akademik Perguruan Tinggi Kemenristek Dikti menggerebek prosesi wisuda perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Aldiana Nusantara di Hall Convention Center Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, pada Sabtu, (19/90). Mereka menggelar wisuda kepada 1.200 mahasiswanya.(dna/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
