Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Maret 2018 | 20.53 WIB

Versi DPR, Banyak Kombes 'Nganggur' Gara-gara Ogah ke Daerah

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani. Arsul menilai banyaknya Polisi berpangkat Kombes yang nonjob gara-gara tak mau dipindah ke daerah. - Image

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani. Arsul menilai banyaknya Polisi berpangkat Kombes yang nonjob gara-gara tak mau dipindah ke daerah.

JawaPos.com - Banyaknya perwira menengah (pamen) polisi berpangkat Komisaris Besar (Kombes Pol) menganggur mendapat reaksi dari DPR.


Fenomena ini dinilai menjadi tugas penting bagi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk segera diselesaikan.


Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani mengatakan, penyebab membengkaknya pamen nonjob dikarenakan kebanyakan dari mereka menolak untuk dipindah tugaskan ke daerah-daerah.


Di sisi lain, Arsul tak setuju dengan anggapan bahwa sistem kaderisasi di kepolisian adalah penyebab hal itu terjadi.


Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai sistem yang berlaku sekarang di polri terbilang baik.


"Sebenarnya (sistem kaderisasi) sudah bagus, hanya persoalannya kalau itu terjadi karena banyak yang kemudian tidak mau pindah ke daerah," ungkap Arsul kepada JawaPos.com di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (28/3).


Oleh karena itu, hal ini harus mendapat perhatian khusus oleh Kapolri.


Arsul meminta agar Tito menata kembali terkait Rencana Strategis (Renstra) pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di internal kepolisian.


"Saya kira itu yang mesti Pak Kapolri menata kembali, ini kam terkait dengan renstra SDM jadi renstra SDM nya ya perlu ditata kembali," lanjut Arsul.


Lebih lanjut Arsul mengatakan, penataan renstra SDM dapat meliputi beberapa hal seperti jenjang kenaikan pangkat.


Dari segi promosi kepangkatan, lanjut dia, harus sangat dipertimbangkan secara seksama untuk menghindari terjadi satu kelompok kepangkatan tidak memiliki jabatan, seperti yang banyak terjadi sekarang.


"Apakah kemudian renstra SDM itu termasuk pengaturan tentang jenjang kenaikan kepangkatan atau segala macam. Jadi tidak, terjadi penumpukan satu kelompok kepangkatan tanpa posisi seperti halnya sekarang," pungkas Arsul.


Sebagaimana diketahui, Sebanyak 414 pamen berpangkat Kombes Pol dinyatakan jobless atau tidak mendudiki jabatan di internal kepolisian.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore