Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Januari 2018 | 04.05 WIB

BNP2TKI Sebut Kasus Hani Pertama Kalinya Terjadi di Indonesia

Kepala Humas BNP2TKI, Servulus Bobo Riti - Image

Kepala Humas BNP2TKI, Servulus Bobo Riti

JawaPos.com - Kasus Pembuangan Bayi di dalam toilet Pesawat Etihad mencuri perhatian masyarakat.


Ironisnya, yang membuang bayi tersebut adalah ibunya sendiri. Pelaku yang belakangan bernama Hani, diketahui berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).


Menanggapi hal ini, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengakui kasus Hani bukanlah kali pertama.


"Secara data kuantitatif belum tercatatkan. Tapi kejadian seperti ini bukan pertama kali," tegas Kepala Humas BNP2TKI, Servulus Bobo Riti kepada Jawapos.com di Kantor BNP2TKI, Jakarta, Kamis (11/1).


Servulus melihat para TKI melakukan hal tersebut di luar kesadaran. Tidak hanya dilakukan di negara penempatan atau keberangkatan, tapi bisa jadi ketika tiba di Indonesia.


"Tapi memang sepengetahuan kami, kalau kasus aborsi di pesawat yang pertama kalinya. Kalau aborsi (TKI) sudah pernah," tambah dia.


Dia berjanji akan melakukan kroscek lebih jauh seputar kasus TKI Aborsi. Terutama pasca kasus Hani yang cukup menyita perhatian publik.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore