
Sumarsono
JawaPos.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) bakal menggelar unjuk rasa di kawasan monumen nasional (monas) pada 2 Desember nanti.
Rencana tersebut justru membuat khawatir Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. Pria yang karib disapa Soni itu khawatir taman yang ada di monas dirusak para pendemo.
"(Unjuk rasa) Di kawasan monas cuma saya yang was-was cuma takutnya taman saya yang rusak," ucapnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/11).
Karenanya , Dirjen Otda Kemendagri itu meminta kepada pengunjuk rasa agar memerhatikan setiap taman dan tidak merusaknya.
"Saya mengimbau kepada demonstran untuk menjaga Jakarta jaga juga taman-taman di monas dan fasilitas yang ada karena itu adalah milik kita bersama," seru Soni.
Sebagaimana diberitakan, GNPF MUI berencana menggelar unjuk rasa yang dinamakan Aksi Bela Islam III di Jakarta pada 2 Desember. Kegiatan tersebut adalah kelanjutan dari Aksi Bela Islam I pada 14 Oktober dan Aksi Bela Islam II pada 4 November.
Tuntutan mereka saat ini adalah meminta penegak hukum segera menahan Basuki Tjahaja Purnama yang telah berstatus tersangka atas dugaan kasus penistaan agama. (uya/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
