
Ilustrasi seorang pria dan perempuan sedang berdoa di depan klenteng (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Setiap negara, budaya, ras, dan suku bangsa memiliki sejarah mereka sendiri-sendiri. Dari sejarah itu, mereka juga memiliki berbagai perayaan atau festival mereka masing-masing.
Pada budaya yang sangat menghargai nilai keluarga dan meninggikan peran orang tua, kakek nenek, hingga leluhur, tentunya mereka akan memiliki hari untuk merayakan mereka. Terutama mereka yang sudah tidak lagi bersama kita.
Bulan Hantu
Dilansir dari Lingopie, teman-teman Tionghoa merayakan Festival Hantu (Zhong Yuan Festival) atau Bulan Hantu (gui yue) pada bulan ketujuh kalender Tiongkok setiap tahunnya.
Tahun ini Bulan Hantu dimulai pada tanggal 23 Agustus hingga 21 September 2025 kalender gregorian.
Periode ini dianggap sebagai periode paling horor atau menakutkan oleh orang-orang Tionghoa. Karena pada bulan ini Gerbang Neraka terbuka lebar dan para hantu leluhur dan hantu kelaparan dapat masuk ke alam kita.
Para leluhur akan pulang kembali ke rumah dan mengunjungi keluarganya. Sedangkan para hantu yang tidak memiliki tempat untuk kembali dan kelaparan akan berburu makanan dan korban.
Bulan ini akan diakhiri dengan para pendeta membacakan doa yang juga mengirim tanda bagi para hantu bahwa Gerbang Neraka akan ditutup. Dan memaksa mereka kembali ke neraka hingga tahun depan ketika gerbang terbuka lagi.
Festivalnya diadakan pada hari ke limabelas pada bulan tersebut. Hari tersebut disebut Hari Hantu atau Pudu di Taiwan.
Pantangan
Dilansir dari Miss Panda Chinese, ada beberapa pantangan yang wajib dilakukan oleh orang-orang yang merayakan perayaan ini.
Pada umumnya, pantangan yang diketahui oleh masyarakat Tiongkok adalah: jangan berenang di sungai, danau atau laut; jangan bersiul atau menggantung lonceng angin; jangan menikah pada bulan ini; jangan pindah rumah atau membeli rumah pada bulan ini.
Dilansir dari Your Chinese Astrology, ada pula pantangan lain yang sebaiknya tidak kita lakukan. Seperti:
Biasanya orang-orang disarankan untuk membawa jimat, tasbih, garam kasar, dan lain-lain untuk melindungi diri mereka dari hantu jahat.
Legenda dan Asal-usul

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
