Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juli 2024 | 01.50 WIB

5 Contoh Pidato Tentang Kemerdekaan 17 Agustus 2024

Relawan mengibarkan bendera merah putih berukuran besar di Situ Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/8/2023). - Image

Relawan mengibarkan bendera merah putih berukuran besar di Situ Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/8/2023).

JawaPos.com - 17 Agustus telah jadi sebuah kegiatan rutin tahunan. Masyarakat Indonesia memberinya nama dan merayakannya dalam sebuah lagu “Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita…”. Di berbagai tempat disusun berbagai ritual, setiap pagi pidato yang mengobarkan api nasionalisme dibacakan kembali.

Upacara 17 Agustus adalah puncak acara dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Inti pada rangkaian upacara ini biasanya terletak pada pidato yang akan dibacakan oleh pemimpin.

Pidato pada hari kemerdekaan biasanya berisi pesan perjuangan dan rasa syukur telah terbebas dari penjajahan. Isi pidato juga kadang ditujukan sebagai penghormatan bagi para pahlawan yang telah gugur dalam upaya merebut kemerdekaan.

Berikut adalah 5 contoh naskah pidato tentang kemerdekaan

1. Assalamualaikum wr, wb.

Kepada Bapak kepala yang terhormat,
Kepada Ibu/Bapak yang saya hormati,
Serta rekan-rekan sekalian yang saya cintai.

Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas beribu nikmat dan hidayah-Nya kita dapat dikumpulkan bersama di tempat ini dalam keadaan sehat. Selawat serta salam semoga akan terus tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw.

Sungguh di hari yang sangat bersejarah ini, saya diberi kesempatan agar dapat menyampaikan sepatah dua patah kata dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia di sekolah yang kita cintai.

Hadirin yang berbahagia,
Setiap 17 Agustus, negeri kita berpesta untuk memperingati hari kemerdekaan. Momen 17 Agustus merupakan hari di mana seluruh bangsa Indonesia mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan yang telah meraih kemerdekaan.

Ucapan rasa syukur, bangga serta bahagia atas kedamaian negeri kita, Indonesia. Suara-suara pekikan merdeka bergema di setiap pelosok negeri, mengumandangkan, menyorakan, dan meneriakan kemerdekaan dengan tegasnya; merdeka, merdeka, merdeka!

Hadirin yang berbahagia,
Seperti yang kita ketahui, meraih kemerdekaan bukan hal yang mudah. Segalanya memerlukan perjuangan baik jiwa maupun raga.
Beratus-ratus tahun negeri kita telah dijajah, diinjak-injak dan dirampas kemerdekaannya dan kesejahteraannya oleh para penjajah yang kejam. Beribu kali peperangan, beribu nyawa serta beribu liter darah telah dikorbankan.

Namun, bak ulat yang tak selamanya menjadi ulat, akhirnya para pahlawan berhasil meraih kemerdekaan. Jalan Pegangsaan Timur menjadi saksi bisu diumumkannya proklamasi untuk kali pertama.

Akhirnya para pejuang dapat mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan bangga diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Hadirin yang berbahagia,
Setelah mendengar kerja keras serta kegigihan para pahlawan untuk meraih kemerdekaan, sudah semestinya kini sebagai bangsa Indonesia kita dapat menghargai dengan mengisi hari kemerdekaan ini dengan berbagai hal positif atas semangat dan memiliki rasa nasionalisme yang besar sehingga kita dapat ikut andil dalam memeriahkan kemerdekaan.

Semangat rasa nasionalisme yang tinggi dapat kita wujudkan dalam berbagai hal. Namun, hal yang paling pokok bagi kita sebagai pelajar adalah belajar, belajar, dan belajar agar kita dapat memberi kebanggaan kepada bangsa kita sehingga kita dapat ikut serta mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore