
Bayi badak sumatera lahir di Pusat Penangkaran Badak Sumatera atau Suaka Rhino Sumatera (SRS) Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung./
JawaPos.com – Kabar gembira untuk masyarakat Indonesia, seekor bayi Badak Sumatera atau Dicerorhinus Sumatrensis telah lahir di Pusat Penangkaran Badak Sumatera atau Suaka Rhino Sumatera (SRS) Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Hal ini dibenarkan oleh Humas Balai TNWK, Sukatmoko dalam keterangan yang dilansir dari Antara Minggu (26/11).
Dalam keterangan tersebut dikatakan bahwa seekor bayi badak telah lahir, pada Sabtu pukul 04.00 WIB.
Ia menambahkan bahwa anak badak bercula dua yang lahir ini berjenis kelamin jantan dan lahir dari induknya bernama Delilah.
Delilah merupakan badak betina yang lahir alami pada 11 Mei 2016 di Suaka Rhino Sumatera Balai Taman Nasional Way Kambas.
Delilah merupakan anak kedua dari induk badak bernama Ratu.
Nama Delilah merupakan pemberian dari Presiden Joko Widodo yang diberikan pada acara peluncuran dan penetapan Taman Nasional Way Kambas menjadi Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Park), pada Kamis, 28 Juli 2016.
Sukatmoko mengungkapkan jika kelahiran anak badak ini menjadi sebuah kabar gembira dan tentu menjadi sesuatu yang positif bagi konservasi badak sumatera di Indonesia terutama di TNWK.
Tak lupa, Ia juga mendoakan Delilah dan anaknya agar selalu sehat, dan populasi Badak Sumatera bisa kembali meningkat.
Sebelumnya, pada 30 September 2023 lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melaporkan bahwa ada satu ekor Badak Sumatera atau Dicerorhinus Sumatrensis berjenis kelamin betina yang telah lahir di Suaka Rhino Sumatera, yang berlokasi di Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar mengatakan bahwa anak Badak Sumatera itu lahir dari induk bernama Ratu pada pukul 01.44 WIB, pada Sabtu (30/9) .
Nurbaya mengungkap, bahwa kabar kelahiran anak-anak badak ini tentu menjadi sebuah berita bahagia, tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga dunia.
Hal ini dikarenakan Badak Sumatera masuk dalam delapan spesies hewan mamalia paling rawan punah di dunia.
Di Indonesia sendiri terdapat dua spesies badak yaitu Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) dan Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus).
Badak Sumatera dikenal sebagai badak berambut atau badak Asia bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis). Badak ini merupakan spesies badak terkecil. Tingginya 112-145 cm sampai pundak, dengan panjang keseluruhan tubuh dan kepala 2,36-3,18 meter.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
