
Ilustrasi
JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) dinilai telah serius melawan kartel mafia pangan yang mengganggu stabilitas pangan. Hal itu terlihat dari perhatian penuh pada bidang infrastruktur dan modernisasi pertanian secara sistematis.
Pemerhati masalah pertanian, HS Dillon mengatakan, menteri pertanian kali ini memiliki program pembangunan infrastruktur yang baik. Selain itu, telah menyiapkan upaya pengelolaan pertanian secara modern.
"Selama ini kan telah dilupakan memajukan pertanian Indonesia dengan infrastruktur maupun modernisasi," kata Dillon, Kamis (27/12).
Menurut Dillon, keseriusan pada infrastruktur dan modernisasi pertanian akan berimplikasi terhadap proses peningkatan produksi pangan dan ekonomi masyarakat. Sehingga, para petani terbantu saat mengelola areal pertanian. Kemudian dapat berproduksi mandiri dengan hasil optimal.
Hasilnya, pertumbuhan produksi pangan para petani lokal akan menutup ruang impor yang selama ini diduga merupakan ulah kartel mafia. "Di sektor pertanian banyak yang berkepentingan memperoleh keutungan impor komoditas pangan. Ingin Indonesia bergantung terus terhadap impor pangan," ujarnya.
Dillon berharap, petani dan seluruh masyarakat dapat memahami kondisi ekonomi pertanian Indonesia yang diduga masih banyak dikendalikan mafia pangan. "Supaya masyarakat mau mendukung pembangunan infrastruktur dan modernisasi pertanian dari Kementan yang merupakan bagian upaya melawan kartel mafia pangan," tegasnya.
Sebelumnya, Mentan Andi Amran Sulaiman berkomitmen untuk memodernisasi pertanian Indonesia. Mulai dari sistem praprouduksi hingga proses cek produksi. Pihaknya telah menyiapkan instrumen seperti regulasi, kerja sama riset, mekanisasi serta sistem pengelolaan hasilnya.
Amran optimis bahwa dengan sistem modernisasi pertanian akan semakin meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
