
Korban tragedi Mina, Kamis (24/9) pagi waktu Arab Saudi
JawaPos.com – Korban jemaah haji Indonesia saat lontar Jumrah Aqobah di Mina, Kamis (24/9) waktu Arab Saudi belum terkonfirmasi.
Tim Pengawas Haji DPR RI yang ikut memantau belum bisa mengkonfirmasi jumlah korban asal Indonesia, karena semua korban biasanya langsung diurus oleh otoritas haji Saudi.
Ketua Tim Pengawas Haji DPR Saleh Partonan Daulay mengatakan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sedang menghubungi otoritas Saudi guna melakukan proses identifikasi.
"Kalau ada kejadian seperti ini, biasanya pemerintah Saudi terlebih dahulu melakukan proses identifikasi sendiri. Misi-misi haji dari berbagai negara tidak bisa langsung mengambil tindakan. Semua menunggu koordinasi otoritas haji saudi," ujarnya dari Mekkah, Kamis (24/9).
Sementara itu, dia menjelaskan musibah di Mina terjadi di Jalan (syari') Al'arab 204. Sejauh ini korban meninggal dunia berjumlah 220 jamaah. Sementara yang luka-luka sudah mencapai 400 orang.
Politikus PAN itu memperkirakan bahwa kejadian ini bukan karena over capacity. Sebab, tahun lalu jumlah jemaah yang menunaikan ibadah haji sama dengan tahun ini. Bahkan, 4 tahun lalu, jumlah jemaah lebih besar dengan kuota penuh setiap negara. Namun, kejadian seperti ini tidak terjadi.
"Sekarang, setiap negara kan kuotanya dikurangi 20 persen. Secara logis, ini bukan over capacity. Ada faktor lain yang masih kita gali informasinya".
Dia menduga, jemaah haji berdesak-desakan karena terburu-buru melakukan pelontaran Jumroh Aqabah untuk menghindari panas matahari pada siang dan sore hari. Dikarenakan jumlahnya yang begitu banyak, terjadi saling berdesakan antara satu dengan yang lain. Ini mungkin yang mengakibatkan para jamaah panik dan saling dorong.
"Pada waktu wukuf kemarin, cuaca memang sangat panas. Di atas 50-55 derajat celcius. Mungkin, banyak jemaah yang berusaha melontar jumroh pada pagi hari," terangnya.(dna/jpg)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
