Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2015 | 02.20 WIB

Belum Ada Jemaah Haji Indonesia di Tragedi Mina

Korban tragedi Mina, Kamis (24/9) pagi waktu Arab Saudi - Image

Korban tragedi Mina, Kamis (24/9) pagi waktu Arab Saudi

JawaPos.com – Korban jemaah haji Indonesia saat lontar Jumrah Aqobah di Mina, Kamis (24/9) waktu Arab Saudi belum terkonfirmasi.  



Tim Pengawas Haji DPR RI yang ikut memantau belum bisa mengkonfirmasi jumlah korban  asal Indonesia, karena semua korban biasanya langsung diurus oleh otoritas haji Saudi. 



Ketua Tim Pengawas Haji DPR Saleh Partonan Daulay mengatakan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sedang menghubungi otoritas Saudi guna melakukan proses identifikasi.



"Kalau ada kejadian seperti ini, biasanya pemerintah Saudi terlebih dahulu melakukan proses identifikasi sendiri. Misi-misi haji dari berbagai negara tidak bisa langsung mengambil tindakan. Semua menunggu koordinasi otoritas haji saudi," ujarnya dari Mekkah, Kamis (24/9).



‎Sementara itu, dia menjelaskan musibah di Mina terjadi di Jalan (syari') Al'arab 204. Sejauh ini korban meninggal dunia berjumlah 220 jamaah. Sementara yang luka-luka sudah mencapai 400 orang.



Politikus PAN itu memperkirakan bahwa kejadian ini bukan karena over capacity. Sebab, tahun lalu jumlah jemaah yang menunaikan ibadah haji sama dengan tahun ini. Bahkan, 4 tahun lalu, jumlah jemaah lebih besar dengan kuota penuh setiap negara. Namun, kejadian seperti ini tidak terjadi.



"Sekarang, setiap negara kan kuotanya dikurangi 20 persen. Secara logis, ini bukan over capacity. Ada faktor lain yang masih kita gali informasinya".



Dia menduga, jemaah haji berdesak-desakan karena terburu-buru melakukan pelontaran Jumroh Aqabah untuk menghindari panas matahari pada siang dan sore hari. Dikarenakan jumlahnya yang begitu banyak, terjadi saling berdesakan antara satu dengan yang lain. Ini mungkin yang mengakibatkan para jamaah panik dan saling dorong.



"Pada waktu wukuf kemarin, cuaca memang sangat panas. Di atas 50-55 derajat celcius. Mungkin, banyak jemaah yang berusaha melontar jumroh pada pagi hari," terangnya.(dna/jpg)

Editor: Idham
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore