
Ribuan buruh bergerak menuju Istana Negara saat melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (1/9). Aksi ini digalang oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), KSPSI dan elemn buruh lainnya.
JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR Rieke Dyah Pitaloka mendukung demontrasi yang dilakukan buruh di Jakarta hari ini, Selasa (1/9). Termasuk kata dia, seluruh tuntutan buruh dan pekerja yang disampaikan.
"Saya mendukung semua tuntutan buruh dan pekerja hari ini," kata Rieke di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Rieke mengatakan tuntutan soal upah, turunkan harga kebutuhan pokok, menolak kenaikan BBM, jaminan pensiun, sampai pembubaran Pengadilan Hubungan Industrial memang patut diperjuangkan.
Apalagi memasuki awal September ini, mekanisme penentuan pengupahan buruh atau pekerja untuk tahun depan akan diputuskan. Itu dimulai dengan survey komponen hidup layak (KHL). "Bukan tanpa alasan buruh bergerak," seru Rieke.
Politikus PDIP itu menambahkan, nasib buruh kian tak pasti ketika Indonesia akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN. Menurutnya belum ada road map kerja yang terintegrasi utuh antara Kementrian Industri , Perdagangan, Tenaga Kerja, BUMN.
Artinya, kesepakatan-kesepakatan MEA belum tersosialisasi dengan baik kepada seluruh pihak terkait, kepada pihak industri dan pemberi kerja. "Apalagi pada pekerja," mirisnya.
Perpindahan yang tanpa sekat pun akan terjadi. Bukan hanya sekedar modal, barang dan jasa. Namun, perpindahan akan berdampak pada rakyat y. Artinya akan terjadi ekspansi besar-besaran buruh asing bekerja di Indonesia. Sementara, Pemerintah pun belum memberikan road map yang jelas itu. "Belum ada road map kerja, mau dibawa kemana 70 tahun Indonesia merdeka?" tanya dia.
Rieke mengingatkan akan adanya janji Presiden Joko Widodo saat kampanye pemilihan presiden lalu. Yakni trilayak: kerja layak, upah layak dan hidup layak yang tertuang dalam Piagam Perjuangan Marsinah yang ditandatangani Jokowi pada 5 Juli 2014.
"Saya mengingatkan Presiden Jokowi untuk memenuhi janji politik pada saat pilpres kepada rakyat pekerja," pungkasnya. (dna/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
