Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2015 | 20.44 WIB

Rieke Dukung Demo Buruh, Ingatkan Jokowi Jangan Ingkar Janji

Ribuan buruh bergerak menuju Istana Negara saat melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (1/9). Aksi ini digalang oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), KSPSI dan elemn buruh lainnya. - Image

Ribuan buruh bergerak menuju Istana Negara saat melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (1/9). Aksi ini digalang oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), KSPSI dan elemn buruh lainnya.

JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR Rieke Dyah Pitaloka mendukung demontrasi yang dilakukan buruh di Jakarta hari ini, Selasa (1/9). Termasuk kata dia, seluruh tuntutan buruh dan pekerja yang disampaikan.



"Saya mendukung semua tuntutan buruh dan pekerja hari ini," kata Rieke di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.



Rieke mengatakan tuntutan soal upah, turunkan harga kebutuhan pokok, menolak kenaikan BBM, jaminan pensiun, sampai pembubaran Pengadilan Hubungan Industrial memang patut diperjuangkan.



Apalagi memasuki awal September ini, mekanisme penentuan pengupahan buruh atau pekerja untuk tahun depan akan diputuskan. Itu dimulai dengan survey komponen hidup layak (KHL). "Bukan tanpa alasan buruh bergerak," seru Rieke.



Politikus PDIP itu menambahkan, nasib buruh kian tak pasti ketika Indonesia akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN. Menurutnya belum ada road map kerja yang terintegrasi utuh antara Kementrian Industri , Perdagangan, Tenaga Kerja, BUMN.

Artinya, kesepakatan-kesepakatan MEA belum tersosialisasi dengan baik kepada seluruh pihak terkait, kepada pihak industri dan pemberi kerja. "Apalagi pada pekerja," mirisnya.



Perpindahan yang tanpa sekat pun akan terjadi. Bukan hanya sekedar modal, barang dan jasa. Namun, perpindahan akan berdampak pada rakyat y. Artinya akan terjadi ekspansi besar-besaran buruh asing bekerja di Indonesia. Sementara, Pemerintah pun belum memberikan road map yang jelas itu. ‎"Belum ada road map kerja, mau dibawa kemana 70 tahun Indonesia merdeka?‎" tanya dia.



Rieke mengingatkan akan adanya janji Presiden Joko Widodo saat kampanye pemilihan presiden lalu. Yakni trilayak: kerja layak, upah layak dan hidup layak yang tertuang dalam Piagam Perjuangan Marsinah yang ditandatangani Jokowi pada 5 Juli 2014.



"Saya mengingatkan Presiden Jokowi untuk memenuhi janji politik pada saat pilpres kepada rakyat pekerja," pungkasnya. (dna/jpg)

Editor: Arwan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore