Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Juni 2017 | 17.29 WIB

Anak Polisi Korban Penyerangan Polda Sumut Perlu Diberikan Beasiswa

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Penyerangan teror di Mapolda Sumatra Utara pada malam Idul Fitri, 25 Juni 2017 lalu, tentu menyisakan duka bagi keluarga korban tewas anggota polisi Aiptu M. Sigalingging. Hingga kini, kepolisian masih terus menyelidiki penyerangan markas polisi yang kedua kalinya terjadi di tengah-tengah hari kemenangan umat Islam tersebut.


Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan, pihaknya mengapresiasi keberanian anggota yang bertugas memberikan perlawanan kepada teroris. Serta, sangat berduka dengan gugurnya satu anggota Korps Bhayangkara.


"Atas keberanian mereka, kami minta Kapolri agar anggota yang tewas dan berhasil lumpuhkan pelaku supaya diberikan bantuan pengobatan penuh oleh Polri dan pemerintah serta diberikan kenakain pangkat satu tingkat," kata Edi saat dihubungi, Selasa (27/6).


Menurut Edi, melihat semakin banyaknya anggota yang gugur dalam tugas, sudah waktunya Polri memberikan perlindungan keselamatan. Termasuk, penghargaan bagi keluarga anggota polisi yang gugur saat bertugas.


"Kami berpandangan sangat pantas diberikan beasiswa kepada seluruh anak-anak anggota Polri yang orang tuanya gugur dalam tugas," ujar mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini. (Put/jpg)

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore