
Ilustrasi
JawaPos.com - Ada sejumlah motif penyebab perkawinan anak yang dicatat Koalisi Perempuan Indonesia (KPI). Terutama, berkaitan dengan faktor ekonomi.
Kata Sekjen KPI Dian Kartikasari, kerap kali anak dikawinkan untuk melunasi utang orang tuanya. "Di dalam temuan kami bahkan ada motif orang tua mengawinkan anak itu untuk bayar utang," ungkapnya di Restoran Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Minggu (23/7).
Selain karena faktor utang, perkawinan anak juga disebabkan karena budaya. "Malu misalnya anaknya belum kawin tapi anak-anak tetangga sudah kawin," sebutnya.
Ada pula faktor sosial yang mengarah ke aib. "Takut kalau anaknya tidak segera dikawinkan ada freesex. Tapi sebenarnya itu tidak terbukti karena nyatanya penelitian kita menunjukan bahwa perkawinan anak terjadi karena kuasa ayah," tegas Dian.
Kuasa ayah memang menjadi faktor penting. Begitu pun yang disampaikan Tim Kuasa Hukum Pemohon JR Undang-Undang Perkawinan Supriyadi Eddyono.
Dari sejumlah kasus yang ditangani terkait pernikahan anak, sebagian besar bisa dikatakan karena paksaan dari sang ayah. Misalnya, Endang Warsinah asal Indramayu yang dipaksa menikah oleh ayahnya sat masih mengenyam penididikan kelas 2 SMP. Dia menikah dengan duda beranak satu berusia 32 tahun.
Ada pula Maryanti dari Bengkulu yang menikah pada usia 14 tahun dengan lelaki berusia 33 tahun karena ayahnya terlilit hutang. Lalu, Masrinan asal Indramayu yang dinikahkan pada usia 13 tahun dengan pria berumur 25 tahun.
"Pola-pola yang dialami ketiga ini bapak menjadi faktor yang paling penting. Yang memaksa anaknya kawin," pungkas Supriyadi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
