Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Agustus 2017 | 16.53 WIB

Paling Bahagia di Indonesia, Warga Maluku Utara Masih Saja Begini

Penduduk di Maluku Utara - Image

Penduduk di Maluku Utara

JawaPos.com - Tantangan hidup di setiap daerah Indonesia memang berbeda-beda. Baik di kota maupun di desa. Hal itu sangat memengaruhi tingkat kebahagiaan seseorang atau masyarakat di suatu daerah.


Dari hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Maluku Utara disebut sebagai provinsi dengan penduduk paling bahagia di Indonesia sepanjang tiga tahun terakhir. Hal itu berdasarkan pada Indeks Kebahagiaan Indonesia 2017. Malut memperoleh skor indeks kebahagiaan 75,68 dari skala 0-100.


Kepala BPS Malut Misfaruddin menyatakan, Malut dinilai sebagai provinsi paling bahagia berdasar kepuasan hidup, perasaan, dan makna hidup. "Tiga dimensi inilah yang menjadi indikator penilaian kami bagi warga Maluku Utara," tuturnya saat ditemui di Kantor BPS Malut, Jl Stadion Nomor 65, Ternate Tengah, Rabu (16/8).


Misfaruddin menjelaskan, pada dimensi kepuasan hidup, wilayah perkotaan dan pedesaan memiliki skor yang berbeda-beda. "Untuk wilayah perkotaan, kepuasan hidupnya lebih tinggi ketimbang masyarakat di desa," ungkapnya.


Menurut pejabat asal Sumatera Barat itu, minimnya infrastruktur desa-desa di Malut amat memengaruhi tingkat kepuasan hidup penduduk desa. "Jadi, karena keterbatasan infrastruktur, kepuasan hidup mereka lebih berkurang ketimbang di kota. Tapi, pada dasarnya, masyarakat desa lebih mengutamakan hubungan sosial dalam bentuk saling membantu. Itu cukup tinggi," tambahnya.


Pada dimensi perasaan, lanjut Misfaruddin, masyarakat Malut dinilai jauh lebih baik daripada wilayah lain di Indonesia. Saling membantu, saling menghargai, dan gotong royong disebut Misfaruddin sebagai indikator yang paling tampak pada masyarakat Malut.


"Itulah yang memicu Maluku Utara berbeda dengan daerah lainnya. Saya contohkan, warga dari provinsi lain jika datang ke Maluku Utara selalu disapa, dilayani dengan baik. Ini yang membedakan dengan daerah lain," jelasnya.


Misfaruddin mengungkapkan, warga asal daerah lain yang tinggal di Maluku Utara umumnya merasa lebih bahagia ketimbang yang hidup di daerah lain. Kultur masyarakat Malut yang mengedepankan aspek sosial menjadi faktor utama. "Dalam hal ini, saling membantu dan menghargai itu. Kalau di daerah lain, hal ini jarang ditemui," katanya.


Dia secara pribadi mengaku amat betah hidup di Malut. Tiga tahun belakangan bertugas di Malut dirasakannya sangat berbeda dengan daerah-daerah lain yang pernah ditempatinya. "Dan kalau bisa, saya ingin tugas di sini terus sampai pensiun," jelasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore