Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 September 2017 | 19.00 WIB

Panen Raya Padi, Stok Beras Cukup Hingga April 2018

Mentan Amran Sulaiman saat panen raya di Wajo, Sulsel - Image

Mentan Amran Sulaiman saat panen raya di Wajo, Sulsel

JawaPos.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan stok beras di tahun 2017 aman, bahkan jauh di atas kebutuhan nasional. Stok beras saat ini di gudang mencapai 1,7 juta ton dan aman hingga delapan bulan ke depan atau April 2018.


Hal itu diungkapkan Amran saat panen raya padi di Desa Wele, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan Produktivitas rata-rata padi di Wajo mencapai 7 ton per hektar. Implementasi program Upaya Khusus berupa bantuan benih, alat mesin pertanian serta pendampingan yang melibatkan TNI, berdampak positif pada pemanfaatan total lahan sawah tersebut.


Tak hanya itu, Kementan juga memberikan bantuan program pengembangan cabai di tahun 2017 seluas 100 ha, masing-masing 50 hektar untuk cabai besar dan cabai kecil. Untuk mendukung program ini, Pemerintah Wajo telah mencanangkan program Gerakan Tanam Cabai sehingga ketersediaan cabai terjamin dan harga stabil.


"Dengan besarnya kebutuhan ini, stok 1,7 juta ton mampu mencukupi kebutuhan sampai 8 bulan, katakan sampai April tahun 2018 karena nanti ada operasi pasar dan segala macam. Kemudian di bulan Februari ada panen raya, jadi produksi bertambah dan stok overlap," tegas Amran dalam keterangan tertulis, Jumat (8/9).


"Kemudian, ada tambahan. Sekarang serapan masih 10 ribu, tambahan 200 ribu. Anggap tambah tiga bulan dari April, berarti sampai Juni," tambahnya.


Di tengah musim kering, lanjut Amran, kegiatan pengolahan, tanam dan panen tetap berjalan. Program percepatan tanam dengan memberikan bantuan ke daerah berupa pompa air dan alat mesin pertanian lainnya terus dilakukan.


"Jadi walaupun musim kering, petani tetap olah lahan, tanam dan berproduksi, sehingga kesejahteraan petani tetap terjaga dan bahkan naik. Ini terlihat nilai tukar petani bulan agustus kemarin naik," paparnya.


Sementara itu, petani muda Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Program Kementerian Pertanian yakni Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) telah menyiapkan lahan tidur sebanyak 30 ribu untuk ditanami jagung. Penanaman jagung akan dilakukan secara serentak di bulan september 2017 ini.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore