
Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 resmi dibuka. (Istimewa)
JawaPos.com – Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 resmi dibuka pada Jumat (3/7) di Hall 8 NICE PIK 2, Tangerang. Pameran yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 itu menghadirkan lebih dari 120 peserta dari industri hewan peliharaan serta lebih dari 20 program interaktif bagi masyarakat dan pencinta satwa.
Diselenggarakan oleh PT Mavic Dyandra Internasional, JIPS 2026 mengusung tema "Diverse Pet" yang menampilkan beragam jenis hewan peliharaan dalam satu ajang. Pameran ini diikuti perusahaan yang bergerak di bidang produk hewan peliharaan, pakan, layanan kesehatan, aksesori, hingga konsultasi bagi pemilik hewan. Penyelenggara menargetkan lebih dari 20 ribu pengunjung selama tiga hari pelaksanaan.
Pembukaan JIPS 2026 dihadiri jajaran direksi dan komisaris PT Mavic Dyandra Internasional, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pengusaha Makanan Hewan Kesayangan Indonesia (PPMKHI), Managing Director NICE PIK 2, serta sejumlah pegiat dunia satwa, di antaranya Irfan Hakim, Audrey, dan Bobby Sant.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan industri hewan peliharaan di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, tidak hanya dari meningkatnya jumlah pemilik hewan, tetapi juga inovasi produk, layanan, hingga pertumbuhan komunitas.
"Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat perkembangan dunia hewan peliharaan di Indonesia tidak hanya tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap pet ownership, tetapi juga dari semakin berkembangnya inovasi produk, layanan, komunitas, dan berbagai aktivitas yang mendukung ekosistem industri ini," ujar Daswar.
Baca Juga:Disney Mulai Produksi Film Live-Action Tangled, Petualangan Rapunzel Siap Hadir di Layar Lebar
Menurutnya, JIPS menjadi wadah yang mempertemukan berbagai pelaku industri, komunitas, dan masyarakat dalam satu platform yang kolaboratif.
Project Director JIPS 2026 Adhika Arthapaty berharap penyelenggaraan tahun ini dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesejahteraan hewan.
"Selama tiga hari penyelenggaraan kami berharap pameran hewan peliharaan ini menjadi platform untuk berbagi pengetahuan, meningkatkan kesadaran tentang kesejahteraan hewan, serta mendorong pertumbuhan industri hewan peliharaan yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia," katanya.
Selama penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan hiburan yang melibatkan komunitas serta pegiat satwa.
Salah satu program unggulan adalah Animal Education Zone yang dikembangkan bersama deHakims, Jagat Satwa Nusantara, Animalium, dan Museum of Cats & Exotic Animal by Radhiyan Pet and Care. Area tersebut menghadirkan berbagai jenis satwa sekaligus edukasi mengenai cara pemeliharaan yang tepat.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
