
JARANG DIPELIHARA: Budi Wonosasmito dengan Madagascar tenrec koleksinya. Tenrec bisa diberi makan ulat hongkong, serangga atau cat food. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)
Kalau ingat landak, hampir pasti ingat Sonic the Hedgehog. Nah, ini ada Madagascar tenrec yang sekilas mirip landak, tapi lebih mungil. Dan sedang disukai para kolektor satwa eksotis.
---
POSTUR Madagascar tenrec lebih kecil daripada landak. Mamalia endemis Madagaskar Selatan dan Barat Daya itu memiliki bulu berduri cokelat yang menutupi punggungnya. Perutnya berwarna pucat dengan bulu yang lembut. Ada bulu panjang mirip kumis di sekitar hidungnya yang moncong seperti tikus. Bulu di atas kepalanya bak disisir rapi gaya mohawk. Yang menggemaskan, bola matanya hitam kecil mungil.
”Sebenarnya Madagascar tenrec ini bukan hewan langka. Namun, hewan ini masih jarang didatangkan ke Indonesia. Jadi, tidak semua bisa dapat Madagascar tenrec,” terang Budi Wonosasmito, kolektor hewan eksotis Surabaya.
Budi menjelaskan, Madagascar tenrec sendiri masih termasuk landak (hedgehog). Dia menceritakan, tenrec miliknya saat ini telah berusia 1,5 tahun. Biasanya tenrec memiliki masa hidup 8 sampai 10 tahun. Lantaran tenrec jarang masuk Indonesia, harganya pun cukup lumayan. Jenis common tenrec seperti miliknya dibanderol Rp 4,5 juta. ”Yang biasanya banyak dicari adalah jenis lowland dan highland tenrec. Warnanya yang unik dan eksotis. Harganya bisa tembus Rp 5,5 juta per ekor,” katanya.
Common tenrec, terang Budi, merupakan spesies terbesar dari keluarga tenrecidae yang bisa tumbuh 30–40 sentimeter. Common tenrec juga sering disebut sebagai tenrec tak berekor (tailless tenrec). Ekornya kecil dan tersembunyi. ”Berbeda dengan lowland dan highland tenrec. Ukurannya tidak bisa besar. Paling panjang maksimal 15 sentimeter. Juga memiliki duri yang lebih berwarna,” jelasnya.
Baca Juga: Si Nyonya Puff, Ikan Buntal yang Menggemaskan
Owner Turtle World Surabaya itu menambahkan, tenrec masih jarang dipelihara. Padahal, pemeliharaannya sangat mudah. Salah satunya karena cocok dengan udara di Indonesia. Cara memelihara tenrec hampir mirip dengan landak mini pada umumnya.
Cukup dimasukkan ke dalam kandang dengan alas serbuk kayu. Bahkan ditempatkan di kandang beralas tanah pun bisa. Makan dan minumnya juga bisa langsung ditempatkan di wadah. ”Tenrec kalau lapar dan haus bisa makan dan minum sendiri. Mereka akan berhenti makan ketika sudah kenyang,” ujarnya.
Budi mengungkapkan, makanan tenrec juga tidak sulit. Bisa diberi ulat hongkong, serangga, maupun cat food. ”Pemberian serangga bisa beberapa hari sekali. Tidak harus setiap hari,” ucapnya.
---
TENTANG MADAGASCAR TENREC
Kelas: Mamalia
Keluarga: Tenrecidae
Masa hidup: Sekitar 5–10 tahun
Spesies: Common tenrec, lowland tenrec, dan highland tenrec
- Berhabitat di hutan kering, pantai kering, semak belukar, atau semi-gurun pasir
- Makanan pelet yang dikombinasikan khusus dengan serangga hidup
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/fqGiWeztDtI

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
