Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2020 | 17.48 WIB

Pendapatan Game Mobile Q2 2020 Naik 27 Persen, Nominal Rp 283 Triliun

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Di tengah pandemi Covid-19, penjualan ponsel pintar mengalami penurunan. Namun, angka pertumbuhan game mobile dan pendapatannya justru meningkat. Sebuah laporan terbaru menyebutkan kalau pendapatan game mobile pada kuartal dua (Q2) 2020 telah meningkat sebesar 27 persen Year on Year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data terbaru ini dirilis oleh Sensor Tower, sebuah perusahaan analisis data aplikasi seluler di dunia. Sesuai laporan, pada Q2 2020, pendapatan mobile gaming mengalami kenaikan 27 persen YoY dan menghasilkan sekitar USD 19,3 miliar atau berkisar Rp 283,9 triliun.

Angka tersebut mengalami kenaikan 10,3 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Puncak pendapatan pada Mei tahun ini yang menghasilkan sebesar USD 6,6 miliar atau setara dengan Rp 97 triliun dan mencatatkan kenaikan 21,5 persen tahun ke tahun. Laporan itu menambahkan bahwa pemasangan game baru mengalami kenaikan besar-besaran di Q1 2020, hingga 38 persen YoY di 13,4 miliar. Unduhan tumbuh di Q2 2020 menjadi lebih dari 15 miliar, naik 45,2 persen tahun ke tahun.

Tiga negara teratas yang mengalami peningkatan pemasangan baru termasuk India, Amerika Serikat, dan Brasil. India menghasilkan 1,8 miliar unduhan game di Q1 2020 dan 2,7 miliar unduhan di Q2 2020. Adapun Amerika Serikat, menyaksikan 1,4 miliar unduhan di Q1 dan Q2. Brasil, di sisi lain, melihat 1,1 miliar unduhan di Q1 dan 1,2 miliar unduhan di Q2 2020.

Beberapa judul game paling populer selama periode penguncian termasuk Roblox dari Roblox Corporation dan Fortnite dari Epic Games yang keduanya menyaksikan peningkatan popularitas. Namun, PUBG Mobile dari Tencent tetap menjadi game teratas yang menghasilkan pendapatan dengan angka USD 621 juta di Q2 atau setara dengan Rp 9,1 triliun.

Amerika Serikat adalah negara terkemuka dalam hal pendapatan game untuk paruh pertama tahun ini. Negara tersebut menghasilkan lebih dari USD 10 miliar atau berkisar Rp 147 triliun. Dengan perolehan tersebut, Amerika mencatat peningkatan 24,4 persen pada kuartal kedua tahun ini.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore