
Anthurium.
Kotak media tumbuh (growth box) Anthurium variegata menjadi tren belakangan ini. Pencinta dan kolektor Anthurium pun mulai menjadikan tanaman hias tersebut sebagai interior rumah yang estetis dan mewah.
DI balik kaca akrilik berukuran 100 cm x 50 cm itu, beberapa jenis tanaman Anthurium variegata tampak cantik dan segar. Mulai dari Anthurium Forgetii variegated (Australian), Anthurium Crystallinum variegated, hingga Anthurium Red Space variegated. Ada pula jenis King of Spades variegated yang sedang naik daun.
Pancaran cahaya putih dari growth light full spectrum menambah kesan estetisnya. Kotak kaca yang menyerupai akuarium itu didesain sebagai media tumbuh tanaman dalam ruangan (indoor). Karena itu, di sisi dalam kotak dipasang hygrometer, alat pengukur tingkat kelembapan. Juga dipasang dua exhaust fan sebagai pengatur suhu udara.
Sementara di sisi luar terdapat cell deck atau cooling pad yang kerjanya mirip seperti radiator. Fungsinya untuk menstabilkan suhu. Kotak kaca itu bukan satu-satunya media tanam indoor. Di lantai 2 rumah yang berlokasi di Sawangan, Depok, itu juga terdapat growth tent (rak tanam) dengan panjang 2,5 meter; lebar 1,2 meter; dan tinggi mencapai 2,3 meter.
Anthurium.
Tak jauh beda dengan growth box, media tanam indoor tersebut juga dipasangi alat pengukur suhu, exhaust fan, dan cell deck berukuran besar. Hutama Yudha yang membangun media tanam tersebut menuturkan, Anthurium variegata dalam growth box punya kelebihan ketimbang yang ditanam di luar ruangan (outdoor).
Salah satunya lebih tahan terhadap jamur dan bakteri. Warna dan corak daun Anthurium yang dihasilkan dari metode tanam indoor juga berbeda dengan di luar ruangan. ”Kalau ditanam di luar ruangan, potensi kena penyakitnya lebih tinggi,” ungkap Yudha saat ditemui di Rumah Filosofi Daun di Perumahan Shila, Sawangan, Depok, Kamis (22/2).
Selain set-up ruang tanam, Yudha menyebut hasil maksimal dari pertumbuhan variegata juga dipengaruhi media tanam. Pria yang dulunya bekerja sebagai pegawai restoran itu sengaja mencampur beberapa unsur sebagai media tanam. Di antaranya, pakis, perlite, kelenteng (biji kapas), batu pumis, pasir malang, dan kulit pinus (pine bark).
Agar tanaman lebih tahan terhadap serangan bakteri dan jamur, semua unsur media tanam tersebut disterilisasi. Proses sterilisasi tidak hanya direndam dengan air dan fungisida. Fungsinya untuk mencegah tumbuhnya jamur di media tanam. ”Semua unsur itu sudah disterilisasi sebelum digunakan agar tanaman tidak gampang sakit,” ujar pria 33 tahun itu.
KELEMBAPAN: Hutama Yudha menyemprot salah satu tanaman Anthurium miliknya. Anthurium cukup disiram 3-4 kali hari sekali.
Selain media tanam, Yudha menyebut hasil maksimal pertumbuhan tanaman variegata juga dipengaruhi pencahayaan sinar matahari, sirkulasi udara yang baik, suhu ruangan, dan kelembapan yang cukup. Yakni, antara 22–30 derajat Celsius atau 80–90 persen. ’’Kalau untuk penyiraman, 3–4 hari sekali,’’ jelasnya.
Ketelatenan Yudha dalam merawat dan membudidayakan Anthurium variegata membuahkan hasil maksimal. Saat ini, Yudha bersama rekannya di Filosofi Daun telah beberapa kali melayani pembeli dari dalam dan luar negeri. Dari sekian banyak macam variegata itu, harga Anthurium jenis King of Spades variegated atau Haji Uli (HU) variegata tipe butterfly punya nilai jual paling fantastis.
”Harga per daun saat ini di kisaran Rp 50–60 juta,” tutur pria yang sudah menggeluti jual beli dan budi daya Anthurium sejak 2019 itu.
Yudha menyebut ada beberapa buyer dari luar negeri yang sudah melakukan transaksi. Di antaranya Amerika Serikat dan Jerman. ”Mereka impor jenis (Anthurium, Red) yang mereka belum punya,” imbuhnya.
Tak hanya sebagai pembudi daya Anthurium, Yudha dan rekan-rekannya di Filosofi Daun juga mulai merambah jasa penyedia pembuatan growth box Anthurium dan tanaman hias mewah lainnya. Sektor jasa ini, kata dia, mulai jadi tren. Terlebih di kalangan kolektor dan penghobi Anthurium menengah atas. ”Growth box yang estetis itu bisa mempercantik interior rumah,” ujarnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
