Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Desember 2022 | 18.42 WIB

Percantik Rumah dengan Pisang Musa ”Ae Ae” dan Blood Banana

PERAWATAN MUDAH: David Bernando menunjukkan salah satu koleksi tanaman pisang miliknya. Tanaman ini jangan terkena matahari langsung agar tak sobek daunnya. (FRIZAL/JAWA POS) - Image

PERAWATAN MUDAH: David Bernando menunjukkan salah satu koleksi tanaman pisang miliknya. Tanaman ini jangan terkena matahari langsung agar tak sobek daunnya. (FRIZAL/JAWA POS)

Menanam pisang tak harus membutuhkan lahan yang luas. Ada sejumlah varietas yang dapat ditanam di dalam pot dan dapat mempercantik pekarangan rumah. Di antaranya, Musa x paradisiaca ”ae ae” dan blood banana.

TANAMAN hortikultura itu sedang digandrungi untuk dijadikan tanaman hias. Tentu saja, keunikan corak dan warna menjadi salah satu faktor banyaknya peminat. Pelataran rumah pun kian memiliki daya tarik dengan tanaman pisang-pisangan itu.

Beragam tanaman terlihat saat Jawa Pos berkunjung ke rumah penghobi tanaman asal Surabaya David Bernando. Musa x paradisiaca ”ae ae” dan Musa zebrina (blood banana) langsung menarik perhatian karena tingginya yang berbeda dengan tanaman hias yang lain. Sekitar 1,5 meter. ’’Alternatif bercocok tanam meskipun lahan tidak terlalu luas. Bisa tumbuh di pot,’’ ucap dia.

Banyak penghobi yang memburu dua jenis tanaman pisang hias itu. Bahkan, sering kali diekspor ke berbagai negara lain sampai tak ada stok di lokal. Hal tersebut berdampak bagi harga tanaman yang bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. ’’Yang banyak dicari ya, ini. Karena motif daunnya unik, misal, Musa ”ae ae” yang ada unsur warna putih atau blood banana hijau kemerahan,’’ paparnya.

Pertumbuhan tanaman pisang yang ditanam di dalam pot tak secepat jika ditanam di tanah. Sebab, tingkat kandungan nutrisi bergantung kepada sang pemilik. Berbeda dengan tanah yang memiliki kandungan nutrisi alami sehingga seperti pertumbuhan tunas menjadi lebih signifikan.

Pot yang tak terlalu berukuran besar membuat tanaman itu dapat diletakkan di sudut-sudut rumah. Media tanam yang digunakan disarankan kaya dengan bahan organik. David menggunakan media tanam pasir malang yang dicampur dengan sekam. Fungsi sekam agar kondisi tetap gembur karena memiliki tingkat porositas yang tinggi. ’’Mempertahankan kelembapan juga lebih baik dan meningkatkan daya serap dan ikat tanah terhadap air,’’ ungkap alumnus Universitas Surabaya itu.

Photo

Musa x paradisiaca ”ae ae”. (FRIZAL/JAWA POS)

Peletakan tanaman turut menjadi faktor penting. Yakni, berada di tempat yang teduh dan terlindung dari angin secara langsung. Fungsinya agar daun tanaman tak rusak seperti sobek atau terbakar. Salah satu tanamannya pun pernah mengalami hal itu. ’’Kalau variegata itu, cenderung mudah gosong,’’ ungkapnya.

Tidak ada jadwal penyiraman tertentu tanaman tersebut. Penyiraman cukup dilakukan saat media tanam tampak kering dan tak boleh terlalu basah. Tujuannya, menghindari kemunculan hama jamur dan menyesuaikan karakteristik tanaman. David menyarankan menyiramnya dua atau tiga hari sekali. ’’Di atas media tanam bisa dikasih serabut kelapa untuk memperlambat penguapan air, terutama di daerah panas,’’ tutur dia.

Penguapan bisa dilakukan setiap dua pekan menggunakan pupuk organik cair sepekan sekali. Bagi pemilik yang cukup sibuk, bisa memakai pupuk slow release yang dapat bertahan selama tiga bulan. Dengan demikian, tanaman dapat tumbuh maksimal sekitar 1,5 meter di dalam pot. ’’Pertumbuhan menyesuaikan dengan ukuran pot karena berkaitan dengan besar tidaknya akar tanaman. Sangat mungkin kalau dari pot dipindah ke tanah,’’ ungkap pria berumur 27 tahun itu.

Tak usah khawatir ketika daun berguguran karena merupakan hal yang wajar. Nanti tumbuh kembali dengan sendirinya. Jika bagian batang dan daun tampak berdebu, dapat dilap supaya proses fotosintesis berlangsung secara optimal. Tentu, supaya tanaman tampak terawat.

Photo

Blood Banana. (FRIZAL/JAWA POS)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore