
CEPAT SEMBUH: Tinggi cuban oregano atau biji jintan yang punya aroma kuat ini bisa mencapai 30-40 sentimeter dalam waktu sekitar dua bulan. Cukup disiram sehari sekali seperti tanaman sayur lainnya. (ALLEX QOMARAULLA/JAWA POS)
Sedap dipandang, tapi juga sedap disantap. Cuban oregano yang populer sebagai daun jintan di tanah air punya penampilan dan aroma unik. Mirip sukulen, tetapi dengan aroma tajam khas herbs.
---
MEMASUKI musim kemarau, kebun rumah Zwasty Paskahlia Ramma ”berganti” penghuni. Terong, sawi, dan kangkung berganti beberapa tanaman baru. Salah satunya, cuban oregano atau daun jintan. ”Tanaman daun jintan ini beda dengan jintan, bumbu dapur yang bentuknya mirip jarum-jarum kecil,” ungkapnya. Jintan memiliki pohon mirip adas dengan daun kecil dan bunga putih kecil yang bergerombol.
Sekilas, daun jintan menyerupai cocor bebek. Sama-sama memiliki daun dan batang lunak berdaging. Warnanya pun hijau terang kebiruan. Pembedanya, cuban oregano diselimuti bulu-bulu halus. Aromanya pun tajam, mirip dengan oregano. ”Biasanya, kami pakai untuk campuran salad. Tinggal dipetik, lalu disobek atau dipotong kecil,” lanjut Asty, sapaan Zwasty.
Pekebun yang tinggal di Surabaya Barat itu menanam daun jintan langsung di tanah. Komposisi tanahnya pun mirip dengan media tanam untuk sayuran. Yakni, campuran tanah, pasir, dan kompos. Sampah daun yang layu dan kering dibiarkan untuk menambah zat hara di tanah. ”Bed tanamannya sengaja kami naikkan. Sedikit lebih tinggi daripada permukaan tanah supaya nggak tergenang ketika disiram,” ungkapnya.
Asty menjelaskan, daun jintan tumbuh cukup cepat. Di kebunnya, tinggi tanaman itu mencapai 30–40 cm setelah sekitar dua bulan. Daun pun bisa dipetik kapan saja, tanpa perlu menunggu masa panen. ”Tanaman ini termasuk nggak rewel dan tahan banting. Mungkin karena aromanya yang kuat, cuban oregano ini kurang disukai serangga dan siput,” lanjut pemilik nursery The Gardenaya itu. Padahal, di sisi lain kebun, ada beberapa bibit sawi yang habis dilalap siput. Dia menilai, daun jintan bisa menjadi insektisida alami bagi tanaman di sekitarnya.
Tanaman bernama latin Plectranthus amboinicus itu juga mudah beradaptasi. Mengutip data Pusat Agrikultur dan Biosains Internasional (CABI), daun jintan mampu tumbuh di hampir berbagai kondisi tanah. Mulai dataran rendah –hutan kayu hingga pantai– sampai tebing berbatu. Di kebun Asty, tanaman tersebut tumbuh di tanah yang cenderung berpasir dan kering, dengan teduhan satu lapis paranet.
Untuk penyiraman, cuban mexican juga biasa disiram sehari sekali –sama dengan tanaman sayur lainnya. ”Saya rasa, tanaman ini cocok buat yang baru mulai belajar menanam. Mudah hidup, perawatannya juga gampang,” kata perempuan yang juga arsitektur lanskap tersebut.
Photo
CEPAT SEMBUH: Tinggi cuban oregano atau biji jintan yang punya aroma kuat ini bisa mencapai 30-40 sentimeter dalam waktu sekitar dua bulan. Cukup disiram sehari sekali seperti tanaman sayur lainnya. (ALLEX QOMARAULLA/JAWA POS)
TRIVIA CUBAN OREGANO

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
