
PAHAM KARAKTER : M. Luqman, pemilik Green Apple, sejak awal yakin burung peliharaannya bisa jadi juara. Dia telah memiliki izin kepemilikan dari BBKSDA Jatim untuk memelihara cucak ijo. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
Di kalangan pencinta burung, cucak ijo cukup terkenal. Perawatannya mudah dan pandai berkicau. Terlebih, burung yang pandai gacor itu bisa dipertarungkan di berbagai kompetisi. Green Apple, salah satunya.
---
Ocehannya yang merdu membuat suasana rumah terasa di hutan. Rentetan suara dari berbagai jenis burung masteran yang ditiru membuat Apple bukan sekadar cucak ijo biasa. Ia bisa mengeluarkan kicauan dari beragam jenis burung. Saat bertarung, kepiawaian berkicau membuatnya unggul. Mulai menirukan suara burung cililin, cucak cungkok, pelatuk, gereja tarung, hingga kinoi.
’’Dari semua jenis burung masteran, suara lima jenis burung itu yang sering menonjol saat lomba,’’ kata M. Luqman, pemilik Green Apple.
Dalam perawatan harian, setelah mandi dan berjemur, biasanya sangkar Apple diletakkan di teras. Di sekelilingnya ada beragam jenis burung masteran. Burung yang sudah dipelihara Luqman selama empat tahun itu termasuk cerdas. Tidak dibutuhkan waktu lama untuk bisa meniru beragam suara burung tadi.
Ia juga bisa merekam sekaligus menirukan suara burung lain dari MP3. Meskipun hanya sekali dengar. Hal itu juga merupakan salah satu nilai plus Apple. Ia termasuk burung yang supel. ’’Ada jenis burung yang memang cerdas, cepat meniru. Ada juga yang sulit. Meski lama dilatih, tidak bisa (meniru master),’’ ujar warga Sidoarjo tersebut.
Memelihara cucak ijo yang sering berkompetisi, menurut laki-laki yang akrab disapa Lucky itu, tidak perlu hal khusus. Dia memelihara burungnya sama seperti burung lain. Dengan rutinitas serupa tiap hari.
Mulai mengembunkan tiap pagi, pukul 04.00 hingga 05.00. Agar burung terkena embun yang diyakini dapat membuat daya tahan tubuh kuat. Burung juga senantiasa dimandikan, dijemur, dan diletakkan dalam sangkar besar.
Burung dimasukkan sangkar besar seminggu tiga kali. Tujuannya, burung lebih leluasa bergerak. Beterbangan dalam jarak yang lebih jauh. Hal itu dapat melatih kekuatan fisik sekaligus napas. ’’Ibarat orang yang rajin olahraga, tidak akan ngos-ngosan jika harus berlari atau berteriak,’’ lanjut Lucky, lantas tersenyum.
Latihan itu bermanfaat dalam perlombaan. Kicauan burung bisa lama dan nyaring bunyinya. Tidak akan kelelahan meski gacor terus dalam waktu lama.
Untuk makanan, cucak ijo pun tidak menyulitkan. Makanan harian berupa pepaya dan pisang. Pisangnya jenis pisang kepok putih. ’’Pisang kepok paling doyan,’’ ucapnya.
Untuk extra fooding, Lucky memberikan jangkrik, ulat hongkong, dan kroto. Biasa diberikan dua kali dalam sehari. Pada pagi dan sore hari.
Lucky yang menjadi penghobi burung selama dua dekade paham keunggulan Apple. Salah satunya adalah gaya tarung yang hyper. Mental petarung yang dimiliki sangat tinggi. Tidak mudah menyerah dan kalah. Ditunjang suara tonjolan masteran yang beragam.
Membuat burung kicau bermental juara tidak hanya perlu teknik yang baik dalam memelihara. Lebih dari itu, kasih sayang dan ketulusan dalam merawat juga diperlukan. Tidak sekadar menuntut burung untuk pandai berkicau. Sebaliknya, sebagai pemelihara burung, hal penting yang harus dimiliki adalah sifat memahami burung. ’’Bukan burung yang harus mengerti kami, tapi kami yang harus mengerti mereka,’’ ujar warga Pagerwojo tersebut.
Karena itulah, Lucky dan keluarga sering berbicara dengan burung mereka. Memberikan pujian saat ia menang lomba atau unjuk kepandaian lainnya. Bahkan, istri Lucky selalu berbicara kepada Apple sebelum tampil di berbagai event. Mengatakan kepada cucak ijo itu bahwa ia akan diajak jalan-jalan. Ikut lomba dan berharap mendapat juara tiga besar.
---
CARA DAFTAR IZIN PEMELIHARAAN BURUNG
1. Melalui website bbksdajatim.org.
2. Pilih menu e-layanan, lalu pilih pendataan kepemilikan TSL (tumbuhan dan satwa liar).
3. Pendaftaran baru dapat langsung menuju website pendataantsl.com.
4. Masukkan nama sesuai dengan KTP, nomor KTP, dan foto KTP berwarna (bisa dengan HP), lalu unggah gambar KTP.
5. Mencantumkan nomor HP yang bisa dihubungi.
6. Pilih aktivitas sekarang dengan pilihan penangkar, pedagang, hobi atau gantangan, dan lainnya.
7. Masukkan kabupaten dan kecamatan serta alamat domisili lengkap.
8. Pilih jenis TSL atau burung yang akan dilaporkan.
9. Isi berapa jumlah burung yang akan dipelihara atau ternak.
10. Masukkan tahun kepemilikan dan cara memperoleh.
11. Pilih salah satu burung yang dilindungi tersebut memiliki ring atau tidak.
12. Klik tombol tambah data TSL warna biru dan surat izin burung dilindungi dari BKSDA sudah jadi serta dapat dicetak dengan printout atau disimpan di flash disk.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=gtEdfme_4zE&ab_channel=jawapostvofficial

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
