
Photo
JawaPos.com - Garena Indonesia, penyelenggara acara E-Sports terkemuka di Asia Tenggara, melalui game Call of Duty: Mobile, mencari juara dari Indonesia. Sebelumnya, para peserta sudah menjalani babak kualifikasi dari Garena Call of Duty: Mobile Major Series Season 2 sejak Januari lalu.
Terdapat dua jenis kualifikasi yang diselenggarakan, yakni offline dan online. Kualifikasi offline diselenggarakan di delapan wilayah di seluruh Indonesia, dengan animo terbesar datang dari Surabaya, Jogjakarta, dan Jakarta. Sedangkan kualifikasi online memberikan kesempatan bagi lebih dari 800 tim untuk bersaing memperebutkan tempat di babak selanjutnya.
Setelah babak kualifikasi selesai, Garena Call of Duty: Mobile Major Series Season 2 dilanjutkan dengan babak playoff yang diikuti oleh 16 tim. Dari babak ini, terpilih delapan tim teratas berdasarkan poin yang mereka peroleh untuk bertanding di babak grand final pada 7 Maret mendatang di Mall Taman Anggrek.
Delapan tim yang berhasil lolos ke babak grand final antara lain Bigetron Duty, DG Esports, Siren Esports, NXL VDC, Fourzerozone (40Z), GGWP ID Sutomo, RRQ Endeavour, dan RIMO.
Produser Garena Call of Duty: Mobile, Edmundo Swidoyono mengatakan, Garena Call of Duty: Mobile Major Series dirancang untuk membuka kesempatan seluas mungkin bagi peserta dari berbagai daerah untuk membuktikan kemampuannya. Baik hadir secara offline maupun ikut melalui online.
"Inklusivitas menjadi hal yang penting bagi kami, karena Garena ingin memberikan kontribusi secara penuh bagi Indonesia, tidak hanya menghadirkan berbagai judul game bekualitas, namun juga menyediakan wadah bagi para pecinta game untuk menyalurkan minatnya secara lebih terarah," tuturnya dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com.
Delapan tim finalis akan bertanding di Mall Taman Anggrek pada 7 Maret 2020 untuk menentukan siapa yang layak menjadi juara di turnamen Garena Call of Duty: Mobile Major Series Season 2. Pada grand final nanti, mereka akan bertanding di main stage dengan sistem BO3 (Best of Three) dan Double Elimination yang menerapkan sistem upper bucket dan lower bucket.
Mekanisme dari sistem ini adalah bagi tim yang kalah di upper bucket akan masuk di lower bucket untuk nantinya dapat berjuang dan berkesempatan kembali memasuki upper bucket.
Turnamen ini menyediakan total hadiah sebesar Rp 460 juta untuk tim E-Sports yang berhasil menjadi finalis. Tidak hanya mendapatkan uang hadiah, dua tim terbaik tersebut juga akan menjadi perwakilan tim Indonesia di turnamen regional hingga internasional dari Garena Call of Duty: Mobile selanjutnya.
“Ke depan, Garena akan membuka pintu untuk melangsungkan season-season berikutnya dari Garena Call of Duty: Mobile Major Series dalam memberikan akses yang lebih luas bagi tim-tim E-Sports di Indonesia untuk meningkatkan kemampuannya dan mampu bersaing hingga ke level internasional," tutup Edmundo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
