Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 November 2020 | 01.48 WIB

Perawatan Ekstra untuk Kucing British Shorthair dan Scottish Fold

MENGGEMASKAN: Dua anak kucing british shorthair dan british longhair yang bermata biru. (Yeremia Halim for Jawa Pos) - Image

MENGGEMASKAN: Dua anak kucing british shorthair dan british longhair yang bermata biru. (Yeremia Halim for Jawa Pos)

Keinginan untuk merawat kucing jenis scottish fold dan british shorthair muncul di benak Yeremia Halim sejak lima tahun lalu. Fisiknya yang menarik dan tingkahnya yang menggemaskan membuat dirinya luluh.

---

Kini, Yeremia menjadi pawrent dari 5 kucing british shorthair dan 6 kucing scottish fold. Dia mengaku, banyak ketentuan perawatan yang harus dipatuhi selama berkomitmen merawat kucing-kucing tersebut.

British shorthair yang dimiliki Yeremia dengan pola warna silver. Ada Glory, dengan bulu warna putih di bagian dalam dan gradasi abu-abu keperakan di bagian luar. Pipinya terlihat chubby dengan mata bulat. Bobotnya sekitar 3 kilogram dengan kaki agak pendek. Ada pula, Arthur si kucing british shorthair jantan. ’’Perbedaannya hanya bulu bagian luar yang ada gradasi cokelat dan matanya biru,” imbuhnya.

Untuk scottish fold, ciri-cirinya adalah telinga yang melipat ke dalam dengan bulu pendek. Berat badannya sekitar 2,8 sampai 3 kilogram. Kucing yang jantan terlihat lebih chubby. Yeremia memiliki satu induk dan empat ekor anak jenis scottish fold. Ada juga pejantan dengan jenis scottish fold straight ears. ’’Bedanya itu telinga yang lurus, seperti kucing pada umumnya,” paparnya.

Yeremia membagi lima langkah perawatan kucing-kucing miliknya. Yang meliputi pengecekan suhu, pemberian makan, obat, dan vaksin, serta grooming. Menurut dia, perawatan tersebut harus benar-benar diperhatikan dengan baik. Jika tidak, akan ada sejumlah risiko yang harus dihadapi ’’Jadi, harus sesuai standar Cat Fanciers Association (CFA) dan World Cat Congress (WCC),” kata pria yang tinggal di Surabaya Barat itu.

Setiap harinya, kucing-kucingnya mendiami ruangan ber-AC dengan suhu khusus. Yakni, ruangan 3 x 3,5 meter yang menggunakan AC 1 pk dengan suhu 22–25 derajat Celsius. Itu berguna untuk menjaga keindahan bulu dan kulitnya. Yeremia memberi kucingnya makanan berprotein tinggi. Baik dry food ataupun wet food. Khusus untuk kucing betina dan anak kucing/kitten, makanannya diimpor dari Eropa.

Untuk grooming, Yeremia menggunakan sampo racikan sendiri. Tujuannya demi bulu kucing yang bagus dan terurai sempurna. Dirinya juga rutin memberikan obat cacing tiap bulan dan obat kutu tiap tiga bulan sekali. Sedangkan vaksin juga diberikan rutin tahunan.

Kini, Yeremia juga memperkenankan kucing-kucingnya diadopsi dengan sistem charity. ’’Enggak sembarangan seperti jual beli barang. Harus disurvei juga adopternya,” pungkas pemilik Jerehui Cattery itu.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=s6sUhV6v5HE&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore