
Ilustrasi
JawaPos.com- Ibu-ibu rumah tangga sedang dirisaukan kabar tentang kandungan kimia berbahaya pada beras. Jenisnya pengawet dan pemutih. Kabar itu tersebar melalui pesan berbentuk gambar berisi foto nasi berwarna biru beserta keterangannya.
Pesan tersebut membuat penasaran karena berisi saran tentang cara mengecek beras. Apakah mengandung pengawet atau pemutih. Pengujian itu dilakukan menggunakan obat antiseptik luka Betadine. Caranya pun cukup simpel dan sangat mudah. Taruh sejumput nasi yang siap konsumsi dalam wadah kecil, kemudian campur dengan air hingga seluruhnya tenggelam. Teteskan cairan antiseptik Betadine ke dalam air dan nasi tersebut.
Dalam pesan itu dijelaskan, jika warnanya berubah menjadi biru, nasi mengandung pengawet. Tapi, jika warnanya berubah menjadi hitam, nasi mengandung pemutih. Beras itu disebut aman jika tidak ada perubahan warna, seperti warna antiseptik yang diteteskan.
Pembuat pesan yang tidak diketahui itu mencantumkan gambar nasi yang berwarna biru dengan botol Betadine di sampingnya. ’’Ini beras yang saya konsumsi pandan wangi yang lima kilogram,’’ tulis pembuat pesan tersebut.
Jawa Pos mencoba saran sesuai pesan itu sebanyak empat kali. Dalam percobaan pertama, nasi tersebut dicampuri air hingga tenggelam seluruhnya. Tiga tetes cairan antiseptik Betadine dimasukkan ke atas nasi. Dalam 30 detik pertama, perubahan sudah terlihat. Nasi menjadi berwarna ungu. Dalam pesan itu, tidak dijelaskan kandungan nasi jika berubah warna menjadi ungu.
Percobaan kedua, lebih banyak lagi cairan antiseptik Betadine yang diberikan. Enam tetes. Dalam dua menit, terlihat perubahan nasi menjadi berwarna biru. Oleh pembuat pesan itu, disimpulkan nasi mengandung pengawet.
Pada percobaan ketiga, cairan antiseptik Betadine diperbanyak lagi hingga sembilan tetes. Hasilnya, warna nasi berubah menjadi hitam pekat. Pembuat pesan itu menyebut nasi mengandung bahan kimia pemutih.
Pada percobaan keempat, nasi itu tidak dicampuri air. Lima tetes cairan antiseptik Betadine diteteskan ke atas nasi. Hasilnya, nasi berubah warna menjadi pekat. Sekilas mirip beras ketan hitam.
Dari empat percobaan itu, terlihat kejanggalan atas pesan berantai tentang cara menguji kandungan kimia pada beras. Sebab, empat percobaan tersebut menghasilkan warna nasi yang berbeda-beda. Yaitu, ungu, biru, dan hitam. Padahal, nasi yang digunakan untuk empat percobaan itu satu jenis dan dimasak dalam waktu bersamaan.
Dari situ muncul pertanyaan. Apakah dari satu jenis nasi itu bisa hanya mengandung pengawet atau pemutih saja? Yang membuat warna berbeda justru jumlah cairan antiseptik Betadine yang diteteskan. Semakin banyak cairan yang dimasukkan ke nasi, warnanya bisa berubah semakin pekat.
Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya Hardianingsih menyatakan, pesan berantai tersebut sebenarnya isu lama, tapi kembali terulang dan menyebar. Dia memastikan pesan berantai itu salah. ”Bukan hanya hoax, tapi juga menyesatkan,” tegasnya.
Hardianingsih menjelaskan, Betadine mengandung bahan iodin. Sedangkan beras mengandung amilum atau pati yang merupakan turunan dari karbohidrat. Ketika keduanya bertemu, yang terjadi adalah perubahan warna.
Menurut dia, uji iodin bertujuan mengidentifikasi karbohidrat. Jika ada perubahan warna biru atau lebih pekat, justru beras itu bagus. ”Berarti nasinya mengandung karbohidrat,” ucapnya. Sebaliknya, jika tidak berubah warna, nasi itu malah tidak mengandung karbohidrat.
Pola percampuran tersebut yang tidak dipahami masyarakat. Jika penerima pesan itu langsung mencoba sendiri, bisa dipastikan hasilnya akan sesuai kesimpulan yang ada pada pesan. Dampaknya, pasti resah. Padahal, perubahan itu tidak menunjukkan ada tidaknya pengawet dan pemutih. (lyn/eko/gun/c17/fat)
FAKTA:
Perubahan warna pada nasi yang dicampuri cairan antiseptik Betadine tidak terjadi karena berpengawet atau pemutih. Tapi, itu menunjukkan kandungan karbohidrat pada nasi.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
