
Masjid Imtizaj di Jalan ABC No 8. Banceuy, Kota Bandung.
JawaPos.com - Masjid merupakan tempat ibadah umat Muslim yang begitu kental akan nuansa islami dengan kubah di atasnya. Namun berbeda ketika melihat bangunan masjid di Jalan ABC No 8 Banceuy, Kota Bandung. Kebanyakan orang atau pengunjung yang baru pertama kali ke Kota Bandung pasti akan terkejut dan terheran-heran dengan bangunan berwarna merah, kuning, dan emas di sana.
Tidak sedikit, masyarakat salah menebak ketika melihat sekilas bangunan bergaya Tionghoa itu. Pasalnya, bangunan tersebut bukanlah Klenteng tempat ibadah jamaah Khonghucu, melainkan Masjid Al Imtizaj.
Bangunan yang menempel di gedung Abdurrahman Bin 'auf Trade Centre yang sudah tak beroperasi itu sangat unik dan menarik. Didominasi warna etnis Tionghoa namun berkubah layaknya masjid pada umumnya.
Tak hanya warna, gaya bangunan hingga pernik yang menempel di Masjid Al Imtizaj begitu kuat dengan etnis Tionghoa. Para pengunjung akan disambut gapura layaknya Klenteng, warna yang khas hingga beberapa lampion menggelantung di sana. Tak hanya itu, bahkan tempat wudu unik berupa cawan emas pun menghiasi masjid.
Menurut sejarah, Masjid Al Imtizaj diresmikan para era Gubernur Jawa Barat R. Nuriana pada 2010 lalu. Dengan tujuan menyatukan komunitas-komunitas muslim Tionghoa yang banyak bermunculan di Kota Bandung.
Ketua Dewan Keluarga Masjid (DKM) Al Imtizaj, Yahya Azlani mengatakan masjid ini menyimpan sejarah antara masyarakat Bandung juga keturunan Tionghoa. Maka nama Masjid pun disesuaikan dengan keadaan dan harapan.
"Arti Al Imtizaj itu pembauran bahasa Mandarinnya Ronghe yang maksudnya pembauran antara yang muslim baru (mualaf) dan yang sudah lama," kata Yahya kepada JawaPos.com, Bandung, Rabu (30/5).
Asimilasi terjadi antara etnis Tionghoa dengan pribumi masyarakat Bandung. Sekalipun memang yang masuk Islam tidak hanya dari Tionghoa, namun pada intinya arti dari nama dan hadirnya Masjid Al Imtizaj adalah pembauran.
"Sekali pun masjidnya ada nuansa etnis Tionghoa, tapi di situ harus membaur. Bahkan yang lebih banyak yang salat ya kita-kita," ungkapnya.
Ketika memasuki area masjid, di pelataran disediakan beberapa tempat duduk yang nyaman. Pohon dan bunga menghiasi setiap sudut Masjid Al Imtizaj. Walaupun lokasi berada di depan jalan raya, angkutan kota, bus kota, kendaraan umum lainnya melintas di depan tapi tidak begitu mengganggu. Melainkan nyaman dan cukup sejuk ketika duduk di sana.
Area salat terbagi menjadi dua, yakni perempuan dan laki-laki. Dari gerbang para jamaah laki-laki harus menuruni beberapa anak tangga untuk memasuki area wudu dan tempat salat. Sedangkan perempuan harus naik ke lantai dua.
Gaya hiasan di dalam masjid hampir sama dengan masjid-masjid pada umumnya. Adanya mimbar, gelaran sajadah, dan hiasan kaligrafi yang mempercantik dinding masjid. Hanya saja begitu terasa sentuhan gaya bangunan Tionghoanya.
Kebersihan pun sangat terjaga dan memang tidak ada sampah sedikit pun tercecer di sana. Menurut Yahya, kebersihan masjid adalah yang paling penting. Tujuannya agar jamaah bisa merasakan nyaman saat beribadah di Masjid Al Imtizaj.
"Kita ekstra kebersihan saja, sebab masjid itu intinya kenyamanan, ketentraman. Maka supaya lebih bersih, merawatnya pun agak ekstra," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
