Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Maret 2022 | 21.44 WIB

Sambut Ramadan, Ini yang Paling Banyak Dilakukan Masyarakat Indonesia

ILUSTRASI RAMADAN: Dimas Pradipta/JawaPos.com - Image

ILUSTRASI RAMADAN: Dimas Pradipta/JawaPos.com

JawaPos.com - Populix membagikan hasil survei berjudul 'Embracing Ramadan 2022' yang membahas seputar perilaku konsumen Indonesia dalam menyambut bulan suci Ramadan 1443H. Survei dilakukan pada tanggal 1-9 Maret 2022 terhadap 1.492 responden berusia 18-55 tahun di Indonesia.

Melalui survei Embracing Ramadan 2022 ini, Populix juga menyoroti beberapa perilaku konsumen dalam menyambut bulan suci penuh kemenangan, hingga preferensi mereka dalam mempersiapkan menu berbuka puasa. Berdasarkan hasil survei tersebut, Populix menyebut kalau menjelang bulan Ramadan, banyak masyarakat dan pelaku bisnis yang berlomba untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai peluang bisnis.

"Menariknya, peluang bisnis musiman ini tidak hanya berpotensi di kalangan masyarakat Muslim tetapi juga masyarakat non-Muslim. Kami berharap survei ini dapat menginspirasi masyarakat yang ingin mencari peluang bisnis, serta para pelaku bisnis yang tengah merumuskan strategi bisnis di bulan Ramadan tahun ini,” ujar Timothy Astandu, Chief Executive Officer, Populix.

Selain itu, berdasarkan Survei Populix, sebelum memasuki bulan Ramdan, sebanyak 70 persen responden muslim mengatakan mereka memilih untuk membersihkan rumah. Sementara 66 persen responden mengatakan mereka akan mempersiapkan stok makanan dan 47 persen memilih untuk mempersiapkan stok minuman.

Terdapat juga 43 persen responden yang membeli pakaian baru dan 30 persen responden yang membeli perlengkapan sholat untuk menyambut bulan Ramadan. Mayoritas responden juga telah menyediakan anggaran hingga 25-50 persen lebih besar dibandingkan bulan biasa.

Menariknya, survei menunjukkan bahwa responden laki-laki cenderung bersedia mengeluarkan anggaran lebih besar dibandingkan perempuan untuk menyambut bulan Ramadan.

Menu buka puasa andalan

Selain kegiatan bebersih dan mempersiapkan bahan makanan, survei Populix juga mengungkapkan menu buka puasa yang banyak dipilih masyarakat Indonesia. Dalam mempersiapkan menu berbuka puasa, 72 persen responden mengatakan sebagian disiapkan oleh diri sendiri maupun anggota keluarganya dan sebagian lainnya dibeli dari pedagang terdekat di sekitar rumah atau kantor mereka (71 persen), bazaar Ramadan (52 persen), teman/tetangga/keluarga yang menjual menu berbuka puasa (44 persen), maupun aplikasi pesan makanan online (25 persen).

Gorengan paling banyak dipilih dengan persentase menjawab sebesar 74 persen. Kolak juga mayoritas dipilih dengan persentase 72 persen, dan hidangan utama (65 persen) merupakan menu makanan paling diminati responden beragama Muslim untuk berbuka puasa. Sementara itu, air mineral (72 persen) dan teh (70 persen) merupakan jenis minuman yang paling banyak dipilih responden untuk menemani mereka berbuka puasa.

Selain responden muslim, survei menunjukkan bahwa responden yang beragama non-Muslim juga turut menunjukkan ketertarikan dalam berburu hidangan berbuka puasa. Sebanyak 51 persen responden mengatakan selalu ikut menikmati hidangan berbuka puasa dan 46 persen responden mengatakan kadang-kadang menikmati hidangan berbuka puasa.

Kolak (72 persen ), gorengan (62 persen), dan kue tradisional (51 persen) menjadi menu makanan paling dicari, sementara aneka jus (53 persen), es cendol (51 persen), dan air kelapa (48 persen) merupakan minuman paling diburu responden non-muslim.

Sama seperti responden muslim, responden non-muslim juga berbelanja makanan dan minuman yang identik dengan bulan Ramadan tersebut dari pedagang di sekitar rumah atau kantor mereka, bazaar Ramadan, teman/tetangga/keluarga yang menjual menu berbuka puasa, atau aplikasi pesan makanan online.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore