
Foto udara antrean kendaraan menuju kawasan Puncak di Gadog, Bogor, Sabtu (28/6/2025). (Dery Ridwan
JawaPos.com - Untuk memastikan kelancaran arus selama periode mudik, Korlantas Polri tidak hanya menerapkan rekayasa lalu lintas one way di Jalan Tol Trans Jawa. Ruas jalan arteri seperti jalur Gadog, Bogor, Jawa Barat (Jabar) tidak lepas dari rekayasa lalu lintas tersebut.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media terkait dengan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung mulai hari ini (13/3). Dia memastikan, one way bukan rekayasa lalu lintas yang hanya diberlakukan di jalan tol.
”One way dan contra flow itu bukan hanya di dalam tol, di luar tol juga dilakukan. Contohnya Gadog,” kata dia.
Menurut Agus, Gadog merupakan jalur padat. Utamanya pada Sabtu dan Minggu. Terlebih saat Operasi Ketupat 2026 berlangsung, mobilitas masyarakat sudah diprediksi akan naik signifikan. Sehingga pihakya sudah menyiapkan one way di jalur Gadog.
”Gadog itu pada Sabtu-Minggu pada saat Operasi Ketupat kami lakukan one way arah ke atas dari pagi. Kalau sore nanti kami evaluasi, traffic counting yang tertinggi berapa ribu, nanti turunnya kami lakukan one way,” jelasnya.
Tidak hanya Gadog jalur-jalur lain yang kerap padat seperti Cibadak juga sudah diantisipasi. Bila terjadi kepadatan, maka petugas akan melaksanakan one way di jalur tersebut. Dia memastikan, seluruh jajarannya mengambil diskresi berdasar pada data yang valid.
”Tetapi kalau untuk di jalan tol, rekayasa lalu lintas itu bukan karena prediksi, tetapi parameter-parameter jumlah traffic counting yang ada di jalan tol. Contoh di Kilometer 47, itu ada radar yang bisa menghitung per jam berturut-turut kendaraan berapa,” kata Agus.
Apabila sudah termonitor ada 5.500 kendaraan melintas dalam waktu tertentu, petugas akan melapor kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memohon izin pelaksanaan contra flow satu lajur. Bila lajur tersebut dalam satu jam berturut-turut dilalui 6.400 kendaraan, petugas akan menambah lajur contra flow menjadi dua.
”Kalau lajur satu, lajur dua masih tidak menampung dari gate tol di Kilometer 70, kami akan terbangkan drone memantau bagaimana flow-nya. Kalau masih padat, kalau masih ada antrean panjang, kami akan lakukan one way tahap pertama sepenggal, dari Kilometer 70 sampai Kilometer 236,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022