
Salah satu cara mencegah lonjakan kolesterol setelah puasa Ramadhan adalah memperbanyak serat (freepik)
Lonjakan kolesterol saat lebaran bukan sekadar mitos. Perubahan pola makan yang mendadak setelah puasa bisa memengaruhi metabolisme tubuh. Menurut American Heart Association, konsumsi lemak jenuh dan lemak trans secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
Kondisi ini tentu bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa pola makan tinggi lemak dan kurang aktivitas fisik menjadi faktor utama peningkatan kolesterol. Karena itu, sangat penting menjaga pola makan setelah Ramadhan.
Berikut beberapa cara menghindari lonjakan kolesterol saat Lebaran agar tubuh tetap sehat setelah menjalani puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Harvard Edu dan Cleveland Clinic, Minggu (8/3) :
1. Kontrol porsi makan hidangan lebaran
Lebaran identik dengan opor ayam, rendang, sambal goreng ati dan kue kering. Semua makanan ini sangat lezat tetapi mengandung tinggi lemak dan kalori.
Menurut Harvard T.H.Chan School of Public Health mengontrol porsi makan membantu mencegah konsumsi lemak jenuh berlebihan. Porsi kecil dapat menekan risiko lonjakan kolesterol.
Anda bisa mengambil makanan secukupnya dan menghindari menambah berkali-kali. Intinya Anda tetap bisa menikmati cita rasa Lebaran tanpa berlebihan.
2. Pilih sumber protein lebih sehat
Pada dasarnya tidak semua hidangan Lebaran harus dihindari namun Anda bisa memilih sumber protein yang lebih rendah lemak
Cleveland Clinic menyarankan memilih protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit dan ikan. Pilihan ini membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.
Anda bisa memilih opor ayam tanpa kulit atau rendang dengan porsi yang kecil. Kalaupun menambah lauk, Anda bisa pilih ikan bakar sebagai alternatif menu yang lebih sehat.
3. Perbanyak konsumsi serat
Serat memang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Asupan ini sangat penting terutama setelah banyak mengonsumsi makanan berlemak.
Menurut National Institutes of Health, serat larut dapat membantu menurunkan kadar LDL dalam darah. Sebuah penelitian menunjukkan serat berperan dalam mengikat kolesterol di saluran pencernaan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
