KH Muhammad Jamhuri, LC, MA, Pengasuh Pondok Pesantren Multazam. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah yang sangat penting dalam Islam. Setiap tahun, umat muslim di seluruh dunia menjalankan puasa selama satu bulan penuh.
Namun, mungkin dari kita banyak yang bertanya, kenapa kita melakukan puasa Ramadhan? Apa sebenarnya tujuan dan hikmah di balik ibadah ini?
Kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan untuk melaksanakan perintah Allah SWT. Karena ibadah ini merupakan perintah langsung dari Allah, sebagaimana dalam Surah Al-Baqarah ayat 183
Selain itu, ibadah puasa Ramadhan bertujuan untuk mendidik diri kita supaya menjadi manusia yang baik, menjadi makhluk rohani sekaligus makhluk sosial.
Berikut kultum hari ini, Senin (23/2) tentang Esensi Puasa Ramadhan, dibawakan Pengasuh Pondok Pesantren Multazam, KH Muhammad Jamhuri, LC, MA.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pemirsa Jawa Pos yang berbahagia. Allah Subhanahu Wa ta'ala berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 183.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, Allah mewajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertakwa.
Syekh Muhammad Ali ash-Shabuni mengutip pendapat Imam Ibnu Jarir, Ibnu Jarir meriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal bahwa ayat ini turun, sebelumnya adalah umat Islam berpuasa pada bulan yang lain setahun itu tiga hari dalam satu bulan atau ayyamul bidh. Dan kemudian 1 tahun yaitu bulan Asyura.
Kemudian turunlah ayat ayat ini tentang kewajiban berpuasa. Maka dimulailah, kalau Muslimin semuanya berpuasa selama sebulan penuh. yaitu dari mulai tanggal 1 Ramadhan hingga tanggal 30 atau 29 Ramadhan.
Puasa merupakan ibadah yang sangat esensi dalam agama Islam. Ia merupakan rukun Islam yang keempat. Ia juga merupakan ibadah yang sangat dibanggakan oleh Allah SWT.
Sampai Allah SWT menyatakan bahwa, "asshaumu li waana ajzi bihi." Puasa adalah untukku dan akulah yang punya progratif untuk memberikan pahala kepada-Nya, sehingga puasa ini merupakan puasa ibadah yang sangat bagus dan esensi sekali.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022