Ilustrasi puasa ramadhan yang bisa menjadi refleksi kesehatan mental. (Pexels/PNW Production)
JawaPos.com - Bulan Ramadhan tidak hanya identik dengan ibadah fisik seperti menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga senja tiba.
Lebih dari itu, puasa Ramadhan memberi dampak yang luar biasa bagi kesehatan fisik sekaligus mental seseorang.
Ya, tidak sekadar pengalaman spiritual semata. Dalam beberapa dekade terakhir, berbagai penelitian dan artikel jurnal ilmiah telah mengeksplorasi bagaimana praktik puasa berdampak positif pada kondisi psikologis, emosi, dan fungsi kognitif.
Penelitian-penelitian ini menunjukkan bahwa Ramadhan bisa menjadi momen transformasi batin yang sekaligus meningkatkan kesejahteraan mental secara nyata.
Terlepas dari dimensi religiusnya, puasa Ramadhan telah dikaitkan dengan banyak manfaat psikologis yang terukur, termasuk peningkatan ketahanan terhadap stres, pengaturan emosi yang lebih baik, serta penurunan gejala kecemasan dan depresi.
Penelitian menunjukkan bahwa perubahan pola makan, ritme tidur, serta peningkatan ibadah dan refleksi diri berkontribusi pada peningkatan mood serta perasaan tenang dan puas.
Hal ini menunjukkan bahwa manfaat puasa bukan hanya soal ketahanan fisik, tetapi juga mekanisme pemulihan mental yang bermakna.
Namun, masih banyak orang yang belum menyadari bahwa Ramadhan bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga kesempatan tahunan untuk menyelaraskan pikiran dan tubuh agar berfungsi lebih optimal secara psikologis.
Ketidaktahuan ini sering membuat mereka hanya fokus pada aspek fisik tanpa mengapresiasi manfaat kesehatan mental yang bisa diperoleh dari praktik ini.
Dikutip dari beberapa sumber seperti Alodokter dan Halodoc, inilah tujuh manfaat puasa Ramadhan untuk kesehatan mental berdasarkan bukti ilmiah dan jurnal penelitian terpercaya.
1. Mengurangi Stres
Melansir laman Universitas Gadjah Mada “Discovering the Advantages of Fasting for Mental Health”, ternyata puasa membantu menghilangkan stres.
Menurut Psikiater yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Psikiatri FK KMK UGM, puasa memiliki efek langsung dalam menghilangkan stres.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
